logo


Ungkap 'Ruang Gelap', PKS: Pansus Freeport Perlu Dibentuk

'Pansus ini perlu dibentuk guna membongkar praktik jahat di balik pengerukan sumber daya alam'

21 Desember 2015 13:49 WIB

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. (Foto: Istimewa)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman mengungkapkan, pihaknya terus mendorong DPR untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Freeport.

Menurutnya, pembentukan Pansus Freeport tersebut perlu dilakukan guna membongkar praktik jahat di balik pengerukan sumber daya alam oleh perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Freeport ini adalah isu sudah lama. Istilahnya kasus itu kita selalu bicarakan tetapi enggak pernah tuntas. Sekarang ini sudah jadi opini publik, mari kita selesaikan, tapi secara runut," ungkap Sohibul kepada wartawan saat ditemui di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jakarta, Senin (21/12).


Harga Emas Antam Naik Rp 1.000/Gram di Awal Pekan Ini

Sohibul menyebutkan, ada 'ruang gelap' di balik isu Freeport yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Ia juga mengatakan bahwa banyak pemburu rente termasuk elite republik ini yang bermain di dalam ruang gelap tersebut. "Bukan hanya pebisnis. Kita pernah dengar pejabat kita disuap. Itu karena ada ruang gelap. Ayo kita sama-sama buka," sebutnya.

Oleh karena itu, Sohibul menegaskan, penyelesaian kasus Freeport harus dilakukan secara runut. Setelah proses etik yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) di Mahmakah Kehormatan Dewan (MKD) selesai, Sohibul menambahkan, DPR harus segera membentuk Pansus Freeport.

"Setelah proses MKD selesai, ayo langkah berikutnya termasuk bentuk Pansus. Jadi kalau kita serius selesaikan Freeport, maka kita juga mau ikuti proses yang runut. Kalau tidak runut, satu masalah ke tutup masalah lain, akhirnya tidak selesai," tutup Sohibul.

Freeport Indonesia dan PUK SPKEP SPSI Sepakati Dokumen PKB

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin