logo


Beredar Berita Orang Utan Diperkosa Penjaga, Dirut KBS: Itu Hoax!

Di KBS saat ini tidak ada orang utan betina yang dipanggil Marlyn

21 Desember 2015 10:13 WIB

Ilustrasi Orang utan. (Ist)
Ilustrasi Orang utan. (Ist)

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) kebakaran jenggot atas munculnya berita di sebuah media asing perihal adanya kasus petugas penjaga satwa KBS yang menghamili orang utan. PJs Dirut KBS, Aschta Boestani Tajudin saat jumpa pers di kantornya, Minggu (20/12) mengaku sudah melayangkan protes terhadap media asing tersebut.

"Kami keberatan adanya berita tersebut. Semua sudah pasti tahu meski DNA-nya mirip hampir 100 persen dua spesies yang berbeda tidak mungkin terjadi pembuahan. Itu Hoax," jelasnya.

Dikatakan oleh Aschta, dirinya menyayangkan adanya berita Hoax tersebut dan dirinya menduga ada pihak-pihak yang ingin menghancurkan KBS. Ditambahkan oleh Aschta, di KBS saat ini tidak ada orang utan betina yang dipanggil Marlyn. Lima orang utan betina di KBS masing-masing bernama Dora, Ninuk, Alifah, Damai, dan Tini. Sementara itu, tiga pejantan bernama Sinyo, Acong, dan Rizki.

"Tidak ada keeper bernama Akhiroel Yahya dan orang dari jajaran direksi bernama Abdul Hakim," tandasnya.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir KBS dihebohkan adanya muncul berita kehamilan salah satu orang utan yang dipelihara tersebut. Orang utan di KBS tersebut bernama Marlyn dan kehamilannya bukan atas hubungan pembuahan antara sesama orang utan namun akibat ulah dari oknum penjaga orang utan di KBS yang bernama Akhiroel Yahya.

(Ari Setiawan)

Simak! Ada Titik Terang Pembunuh Baen, Arteria Dahlan: Saya Apresiasi

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan