logo


Cegah Ketergantungan Impor, KKP Andalkan GERPARI

Kualitas bahan baku lokal tak kalah dengan yang impor

19 Desember 2015 07:45 WIB

Proses pembuatan pakan ikan (Dok. DJPB)
Proses pembuatan pakan ikan (Dok. DJPB)

BOGOR, JITUNEWS.COM- Peningkatan kemandirian pembudidaya ikan, terus didorong oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Salah satunya melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI). GERPARI menjadi salah satu program utama DJPB menuju kedaulatan dan kemandirian. 

“GERPARI akan mendorong pembudidaya untuk tidak lagi tergantung dari bahan baku pakan impor. Sumber daya alam negeri kita ini sangatlah besar dan banyak yang dapat dimanfaatkan untuk menggantikan bahan baku pakan impor tersebut,” demikian diungkapkan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, di Bogor, Jawa Barat.

Lebih jauh diterangkan Slamet, produksi perikanan budidaya secara global yang meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, akan membutuhkan bahan baku pakan dalam jumlah yang besar. “Sebagai contoh, apabila kita tergantung dari tepung ikan yang berasal dari hasil tangkapan di laut, maka dengan semakin terbatasnya hasil tangkapan tersebut, kebutuhan tepung ikan dunia tidak akan bisa terpenuhi sehingga harganya semakin mahal, dan ujung-ujungnya harga pakan juga makin tinggi,” tambahnya.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Disamping itu, seiring dengan makin meningkatkan harga pakan khususnya pakan ikan dari tahun ke tahun, mulai dari sekarang Indonesia harus kreatif berinovasi dan kreatif menemukan bahan baku lokal sebagai pengganti bahan baku impor. 

"Di sinilah GERPARI muncul sebagai salah satu solusi untuk membantu para pembudidaya dalam menyediakan pakan ikan yang murah namun berkualitas,” tandas Slamet.

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro