logo


Slamet Soebjakto : Budidaya Minapadi di Sleman, Memuaskan!

Dengan hasil ini, Kabupaten Sleman dapat menjadi kawasan percontohan ketahanan pangan dan gizi

16 Desember 2015 15:53 WIB

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, FAO Representative Indonesia, Mark Smulders dan Dirjen Budidaya Perikanan KKP, Slamet Soebjakto, setelah panen ikan di proyek percontohan minapadi Dusun Kandangan. (Foto : Dok.FAO)
Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, FAO Representative Indonesia, Mark Smulders dan Dirjen Budidaya Perikanan KKP, Slamet Soebjakto, setelah panen ikan di proyek percontohan minapadi Dusun Kandangan. (Foto : Dok.FAO)

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Budidaya minapadi yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), telah menampakkan hasilnya.

Bekerjasama dengan Food and Agriculture (FAO) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, KKP melaksanakan percontohan budidaya minapadi di Dusun Kandangan, Desa Margodadi dan Dusun Cibuk Kidul, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Kab. Sleman.

“Hasilnya cukup memuaskan. Lahan percontohan minapadi seluas 25 ha di dua dusun tersebut telah berhasil meningkatkan pendapatan petani. Ini dapat dijadikan contoh di daerah lain yang memiliki potensi sama seperti kawasan di Kab. Sleman, Yogyakarta ini. Dengan hasil ini, Kabupaten Sleman dapat menjadi kawasan percontohan ketahanan pangan dan gizi,” tutur Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, di sela-sela panen perdana ikan nila merah hasil budidaya minapadi di Dusun Kandangan, Desa Margodadi, Kec, Seyegan, Kab. Sleman, DI. Yogyakarta.
 
Lanjut Slamet, budidaya minapadi memungkinkan untuk melakukan budidaya ikan tanpa mengubah fungsi lahan budidaya padi. Disamping meningkatkan produktivitas lahan, budidaya minapadi secara nyata juga meningkatkan pendapatan petani.

“Sebagai contoh adalah hasil panen perdana budidaya minapadi di lokasi Dusun Kandangan, Desa Margodadi, Kec. Seyegan, Sleman ini. Diperkirakan, dari 1.000 m2 lahan budidaya minapadi, akan dipanen ikan nila merah sebanyak 150 kg dan gabah padi sebanyak 900 kg. Dengan harga jual ikan nila ukuran 5-6 ekor per kg Rp 18 ribu per kg dan harga gabah kering sekitar Rp 4 ribu, maka petani akan memperoleh Rp 6,3 juta dalam waktu 3 bulan. Ini lebih tinggi dibandingkan kalo hanya budidaya padi yang biasanya hanya menghasilkan 700-800 kg gabah kering ,” papar Slamet.

Slamet menambahkan, bahwa keberhasilan budidaya minapadi di Kab. Sleman ini juga contoh dari sinergi semua sektor untuk mendukung kedaulatan pangan dan gizi serta sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“KKP dan Kementerian Pertanian bersinergi untuk tujuan yang sama. Di dukung oleh badan dunia seperti FAO yang menjadikan budidaya minapadi di Indonesia sebagai contoh bagi Negara lain. Budidaya minapadi juga sangat sejalan dengan program KKP, sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, untuk membangun perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan”, terang  Slamet


KKP Pastikan Kebijakan Program Prioritas Perikanan Budidaya Sejalan dengan Arah Pembangunan 2020

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex