logo


Masih Fokus di Pilkada, Polres Manggarai Barat Belum Siap Amankan Natal

Beberapa daerah di Flores selalu melakukan demonstrasi dan bahkan membakar fasilitas negara

15 Desember 2015 10:09 WIB

Ilustrasi pengamanan jelang Natal. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi pengamanan jelang Natal. (Foto: Istimewa)

MANGGARAI BARAT, JITUNEWS.COM - Letupan kembang api dan petasan mewarnai remangnya malam adalah tradisi umat kristiani di Flores, Nusa Tenggara Timur menyambut pesta Natal dan Tahun Baru beberapa tahun belakangan ini.

Tak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, menyambut hari Natal 25 Desember 2015 dan Tahun Baru 1 Januari 2016 suasana bakal kembali disemarakkan dengan ledakan petasan dan kembang api menggelora hingga di sudut-sudut pulau bunga itu.

Kebanyakan kreativitas pesta kembang api dan petasan ini muncul dari kalangan-kalangan muda umat kristiani di Flores. Tentu saja dengan sadar saat berpesta menyambut hari kelahiran Tuhan mereka ada begitu banyak persoalan dan problem yang meliliti aktivitas mereka, sebab selalu menganggu kenyamanan istirahat malam warga.

Karena itu, sebagian besar umat sangat mengharapkan peran pihak keamanan untuk menjaga saat melakukan pesta petasan dan kembang api. Seperti kebiasaan sebelumnya, aparat kepolisian mulai bersiaga mengamankan natal termasuk kretivitas di dalam sejak pertengahan November tiap tahun.

"Kami sangat membutuhkan keamanan saat kami sedang berpesta Natal dan Tahun Baru. Saya melihat polisi masih konsen dengan pengamanan Pilkada," ujar Valen Sardin, salah seorang anak muda di kota Ruteng Manggarai kepada Jitunews.

Namun, pesta Natal 2015 ini pihak kepolisian mengaku kesulitan menjaga keamanan lantaran bersamaan dengan proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember lalu.

Apalagi Pilkada 2015 ini, beberapa daerah di Flores selalu melakukan demonstrasi dan bahkan membakar fasilitas negara tak menerima berbagai kenjanggalan pemilu. Misalnya, kantor camat Ndoso di Tentang, Kabupaten Manggarai Barat-Flores yang sudah dibakar warga belum lama ini.

Hal tersebut tentu saja membuat energi pihak keamanan terkuras. Bahkan mereka mengakui masih berkosentrasi mengamankan Pilkada dan belum memikirkan penjagaan pesta Natal sebelum ada penetapan resmi dari KPUD setempat.

AKBP Supiyanto, Kapolres Manggarai Barat mengatakan, persiapan pasukan pengamanan akan dilakukan kemudian, sebab masih berkonsentrasi mengamankan Pilkada di daerah itu.

"Nanti ya kami masih fokus PAM Pilkada," ujar Supiyanto kepada Jitunews via ponselnya, Selasa (15/12).

(Adrianus Aba)

Tolak Ajakan Anies Rayakan Natal di Monas, Ini Alasan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan