logo


Ini Dia Cara Pemberian Pupuk Kandang untuk Tanaman Tomat

Secara umum pupuk kandang ayam mempunyai hara lebih baik daripada domba, sapi dan kuda.

10 Desember 2015 15:20 WIB

Ilustrasi tomat. (Ist)
Ilustrasi tomat. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pupuk kandang yang dapat digunakan dalam menanam tomat dapat berupa kotoran sapi, kerbau, kambing, ayam, kuda, itik, dan puyuh. Masing-masing pupuk kandang tersebut dapat mempunyai hara yang berbeda-beda. 

Secara umum pupuk kandang ayam mempunyai hara lebih baik daripada domba, sapi dan kuda. Dosis pupuk kandang yang sering digunakan untuk tanaman tomat adalah 1,5 kg/tanaman.

Langkah pemberian pupuk kandang adalah dengan diaduk merata dengan tanah bedengan. Pemberiannya pun dapat bersamaan dengan pengapuran.

Selanjutnya, dibiarkan selama 1 sampai 2 minggu. Pupuk kandang mempunyai kandungan hara yang relatif sedikit dibandingkan pupuk buatan (anorganik). Oleh karena itu, selain pupuk kandang, diperlukan juga pupuk buatan sebagai pupuk dasar.

Sementara untuk pupuk dasar, yang diberikan adalah 650 kg/ha ZA, 250 kg/ha Urea, 500 kg/ha TSP atau SP-36 dan 400 kg/ha KCI. Pupuk tunggal tersebut dicampur secara merata dan diaplikasikan pada bedengan yang telah dibuat. Selain pupuk tunggal, dapat pula diberikan pupuk majemuk NPK 15:15 sebanyak 700 kg/ha.

Tiap 100 kg pupuk NPK dicampurkan dengan 1,5 kg Furadan. Pupuk dasar tersebut diberikan sebanyak 200 g/m2. Campuran ini disebar dan diaduk merata di bedengan. Sambil dirapihkan, bedengan diratakan kembali yang kemudian begengan disiram dengan air dan siap dipasang mulsa plastik hitam berwarna perak. 

Mau Tahu Budidaya Tomat Organik Seperti Apa? Cek Disini

Halaman: 
Penulis : Aditya Wardhana, Tommy Ismaya