logo


Ini Lho Produk Perikanan RI yang Berjaya di Pasar Taiwan

Kemendag semakin agresif mempromosikan produk perikanan dan hasil perikanan Indonesia di Taiwan

10 Desember 2015 14:22 WIB

Ilustrasi hasil tangkapan nelayan Indonesia. 9Ist)
Ilustrasi hasil tangkapan nelayan Indonesia. 9Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dalam Taiwan International Fisheries & Seafood Show 2015, produk perikanan asal Indonesia begitu digandrungi. Produk-produk yang banyak diminati antara lain WR soft shell crab (SSC), WR poulp squid, gurita, sotong, kerapu beku, cakalang, bandeng, cumi, tenggiri, kuniran, dorang hitam, kerapu segar, muroaji, layur, bandeng umpan, ribbon fish, sleeper lobster, softbone cuttlefish, ikan malin, pasteurized crab meat, shrimp (vannamei), dan processed seafood.  

Hebatnya lagi, dalam ajang yang berlangsung pada 19–21 November 2015 lalu di Kaoshiung Exhibition Center, Kaoshiung, Taiwan ini, produk perikanan Indonesia berhasil meraih estimasi kontak dagang senilai US$ 7,07 juta atau Rp 96,83 miliar.

Oleh karena itu, bekerja sama dengan KDEI Taipei, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementerian Perdagangan (Kemendag), semakin agresif mempromosikan produk perikanan dan hasil perikanan Indonesia di Taiwan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

"Selain Taiwan, permintaan juga banyak datang dari India, Malaysia, Singapura, RRT, Jepang, Kanada, Panama, dan Filipina. Bahkan, negara-negara tersebut sedang mencari pemasok baru untuk menjaga keberlanjutan pasokan ikan akibat perubahan iklim dan musim panen yang berbeda di tiap negara," ujar Dirjen PEN, Nus Nuzulia Ishak, dalam keterangan tertulis yang diterima jitunews, Kamis (10/12).

Sebagai informasi, dalam ajang Taiwan International Fisheries & Seafood Show 2015, ada enam perusahaan perikanan dan produk perikanan asal Indonesia yang ikut berpartisipasi. "Keenam perusahaan tersebut antara lain PT Medan Tropical Canning & Frozen Industries, PT Muria Bahari Indonesia, PT Alam Jaya, PT Arafura Prima Indopasifik, CV Buana Laut Nusantara, dan PT Sekar Bumi," pungkas Nus. 

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro
 
×
×