logo


'Buru' Riza Chalid, Intel Kejagung Turun Tangan

Pasalnya, Kejagung telah melayangkan dua surat undangan, namun Riza Chalid masih belum merespon.

10 Desember 2015 12:29 WIB

Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung. (Ist)
Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) saat ini tengah berusaha menghadirkan pengusaha minyak, Muhammad Riza Chalid, untuk dimintai keterangannya terkait skandal 'papa minta saham' PT Freeport Indonesia yang mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK).

Sebelumnya, pihak Kejagung telah melayangkan surat undangan yang pertama kepada Riza untuk hadir dan memberikan keterangannya terkait hal tersebut pada Senin (7/12/15) lalu, namun Riza tidak bisa hadir dengan alasan sedang ada di luar negeri. Tak mau tinggal diam, Kejagung kembali melayangkan surat undangan yang kedua kepada Riza.

"Kemarin sudah diundang. Untuk yang kedua kita undang lagi," ungkap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (10/12).


Hari Ini, Emas Antam Stagnan di Level Rp 547.000/Gram

Kendati belum dapat memastikan kapan Riza Chalid bisa diboyong ke Kejagung, tapi Arminsyah memastikan, pihaknya tengah berusaha untuk menghadirkan pengusaha yang diduga ada dalam rekaman yang telah diserahkan oleh Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.

Bahkan, menurut Arminsyah, tim intelijen Kejagung juga turut dilibatkan dalam proses penyelidikan yang dilakukan Jampidsus. "Kita sudah koordinasi dengan intelijen untuk mendukung tugas kita, untuk mendukung tugas penyelidikan kita," pungkasnya.

Arminsyah menambahkan, tim penyelidik Kejagung sampai saat ini tengah mendalami dugaan pemufakatan jahat dalam pembicaraan perpanjangan kontrak karya (kk) PT Freeport Indonesia yang menyinggung permintaan saham dengan mencatut pemimpin negeri ini.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Presdir Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin telah memberikan keterangannya kepada Kejagung. Oleh karena itu, Kejagung 'memburu' Riza Chalid karena keterangannya sangat dibutuhkan.

Baca juga:

Riza Chalid Kunci Skandal 'Papa Minta Saham' 

Harga Minyak Anjlok, Freeport Tangguhkan Deviden

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin
 
×
×