logo


Katanya Memaafkan, Tapi Kok Malah Melaporkan Menteri ESDM?

Padahal sebelumnya, Setnov pernah menyampaikan bahwa dirinya tak akan melaporkan Sudirman Said ke polisi.

10 Desember 2015 11:11 WIB

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Jitunews/Johdan A.A.P
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto (Setnov), Firman Wijaya mengungkapkan, pelaporan terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang dilakukan kliennya tidak lain dan tidak bukan karena kliennya merasa tersudutkan.

Padahal sebelumnya, Setnov pernah menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke pihak yang berwajib. Pasalnya, Setnov mengaku, dirinya telah memaafkan Menteri ESDM Sudirman yang melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas tuduhan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) atas permintaan saham kepada PT Freeport Indonesia.

"Tidak, saya tidak akan melaporkan. Semua, saya tentu memaafkan yang sudah-sudah," ungkap Setnov kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (24/11/15) lalu.


Dirjen Migas: Indonesia Bakal Kelebihan Gas di 2016

Akan tetapi pada Rabu (9/12/15) kemarin, kuasa hukum Setnov, Firman Wijaya, telah melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri).

Firman menjelaskan, Setnov merubah sikapnya lantaran kelakuan Menteri ESDM Sudirman Said yang terus menyerang dan memojokkan Setnov, baik melalui keterangannya pada sidang MKD maupun di media.

"Ya, itu sih semata karena sikap ofensifnya Sudirman Said. Pak Setya Novanto disudutkan," pungkas Firman.

Sekadar informasi, Menteri ESDM Sudirman Said dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana fitnah, pencemaran nama baik, penghinaan, dan pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hari Ini, Emas Antam Stagnan di Level Rp 547.000/Gram

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin