logo


Iran Sepakat Kontrak Gas Rp 41,6 Triliun Dengan Konsorsium India

Tahap pertama dari pembangunan ladang minyak Farzad B itu untuk menghasilkan satu juta kaki kubik gas alam cai

9 Desember 2015 00:14 WIB

Ladang gas milik Iran.(oilgaspost)
Ladang gas milik Iran.(oilgaspost)

IRAN, JITUNEWS.COM - Iran akhirnya menyepakati kontrak senilai US$ 3 miliar atau setara Rp 41,6 triliun dengan sebuah konsorsium perusahaan asal India untuk membangun ladang gas Farzad B di Teluk Arab, seperti dilansir kantor berita Mehr.

Said Hafizi, Direktur perusahaan minyak Falat Ghare, menjelaskan bahwa  pembangunan baru bisa dimulai setelah sanksi atas Iran dicabut, kemungkinan awal tahun depan.

N.K. Verma, Direktur Pelaksana ONGC Videsh, perusahaan memimpin konsorsium itu, mengaku belum mendengar soal perkembangan terbaru ini. 


Pertamina-Iran Tandatangani MoU Akhir Bulan Ini

"Kami belum menerima komunikasi apapun dari Iran soal jaminan kami mendapatkan kontrak pembangunan ladang gas itu,” katanya.

Verma bilang ONGC Videsh, sayap investasi luar negeri dari Oil and Natural Gas Corp., baru-baru ini melawat ke Iran setelah mengajukan tawaran dari sejumlah perusahaan India.

Tahap pertama dari pembangunan ladang minyak Farzad B itu memakan biaya Rp 41,6 triliun. Hafizi mengatakan proyek tahap perdana ini untuk menghasilkan satu juta kaki kubik gas alam cair setiap hari. 

Kesepakatan mengakhiri krisis program nuklir Iran dengan enam negara Barat tercapai Juli lalu memuluskan jalan ke arah pencabutan sanksi. Ini juga memunculkan harapan terhadap industri gas Iran dengan cadangan 12,5 triliun kaki kubik baru habis 30 tahun.

|ty|Alballad|

Pertamina-NIOC Tandatangani MoU Pengembangan Ladang Minyak Raksasa di Iran

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya