logo


Ini Kendala Tersendatnya Distribusi Gas ke Rumah Tangga

'Pembangunan jaringan untuk distribusi gas ke rumah tangga perlu segera dilakukan dan diprioritaskan'

8 Desember 2015 15:54 WIB

Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja. (Ist)
Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam membangun tata kelola gas bumi, Pemerintah ternyata mengalami banyak kendala yang tidak bisa dianggap mudah, salah satunya adalah terkait infrastruktur.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja mengungkapkan, infrastruktur menjadi tantangan yang utama mengingat semakin hari kebutuhan masyarakat akan gas semakin tumbuh.

"Tantangan pertama, dalam tata kelola gas yaitu infrastruktur. Neraca gas versi terbaru yang kami susun bersama Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa kebutuhan gas tumbuh secara linear, terus menerus," ungkap pria yang biasa disapa Wirat dalam sebuah diskusi di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (8/12).


Harga Emas Antam Balik Lagi ke Rp 547.000/Gram

Menurutnya, pembangunan jaringan untuk distribusi gas ke rumah tangga perlu segera dilakukan dan diprioritaskan, mengingat langkah tersebut sebagai upaya Pemerintah untuk mengimplementasikan diversifikasi energi, mencipatakan energi bersih dan murah, serta mengurangi beban negara terhadap subsidi.

Pada akhir tahun, Wirat mengaku, Pemerintah juga akan meluncurkan paket kebijakan ekonomi terbaru terkait penurunan harga gas nasional guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun saat ini formula tersebut masih terus dibicarakan dengan parlemen.

"Harga gas ini terkait paket stimulus ketiga, yang aturannya harus terbit sebelum 1 Januari 2016. Kami minta masukan sebelum aturan ini terbit agar dimatangkan, baru dipublikasikan. Harus dibicarakan dengan parlemen, masih butuh waktu," tutup Wirat.

Kementerian ESDM Revisi Aturan Tata Cara Penetapan Alokasi Gas

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin