logo


Penyuluh Pertanian Minta Diangkat PNS, Mentan Jawab Begini...

Menteri Pertanian menantang penyuluh pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani

7 Desember 2015 15:04 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Jitunews/Johdan A.A.P
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menjadi pegawai negeri sipil (PNS) masih menjadi dambaan masyarakat Indonesia. Demikian juga halnya dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Harapan mereka diangkat menjadi PNS begitu besar. Apalagi beberapa waktu lalu Menteri Pertanian (Mentan) dan MenpanRB sempat melakukan pertemuan tertutup membahas nasib dari PPL. 

Dalam dialog dengan sejumlah PPL dalam Pencanangan Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu Melalui Langkah Percepatan Tanam Serempak, di Desa Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, Tangerang, Banten, Senin(7/12), PPL meminta kepada Mentan agar memberi kejelasan soal nasib mereka.

Menanggapi permintaan itu, Mentan pun menantang komandan PPL untuk meningkatkan produktivitas padi di tahun 2016. "Sekarang saudaraku PPL meminta kejelasan soal akan diangkat menjadi PNS, tapi saya juga meminta agar saudaraku penyuluh punya target. Produktivitas hasil pertanian tahun depan harus meningkat, kita ketemu pada bulan Maret. Kalau meningkat anda pantas disebut pahlawan para petani. Tapi kalau gagal, berarti anda belum layak menjadi pahlawan bagi para petani, jadi di sini ada sebab dan akibat," jawabnya tegas.

Kemudian untuk meyakinkan para PPL, Mentan pun langsung meminta kesediaan dari para PPL. "Saudaraku PPL dan PNS siap tambah tanam? Siaaap," jawab penyuluh serempak.

Soal tugas PPL, ditegaskan Mentan, kehadirannya bukan lagi sebatas petugas pencatat data, melainkan petugas yang turun ke sawah, menambah luas tanam, dan meningkatkan produktivitas. "Perjuangan tidak gampang. PPL nulis-nulis nggak penting. Sudah tahu kan tanam padi? Sudah tahu cara pakai transplanter? Buktikan tambah tanam. 70 persen bobot penilaian naik PNS ada di tambah tanam," tukas Mentan seraya melontarkan tantangan kepada para PPL.


Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Baca Juga:
Menuju Swasembada, Mentan Amran Canangkan Upaya Tanam Serempak 

Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
 
×
×