logo


Anggota TNI Diserang Cosmos Makabori di Papua, Satu Tewas Tertembak

Di sana mereka langsung mendapat perlawanan setelah mereka turun dari speedboat

1 Desember 2015 12:15 WIB

Foto ilustrasi.(weblog)
Foto ilustrasi.(weblog)

PAPUA, JITUNEWS.COM - Satu anggota TNI Angkatan Darat tewas setelah terlibat baku tembak oleh kelompok sipil bersenjata yang dikenal dengan nama Cosmos Makabori di Kampung Namunaweja, Mamberamo Raya, Papua, kemarin. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Tatang Sulaiman yang mengkonfirmasi adanya satu anggota TNI Angkatan Darat yang tewas. 

"Memang benar ada tiga orang anggota yang datang ke kampung tersebut untuk melakukan pemantauan wilayah. Tetapi di sana mereka langsung mendapat perlawanan setelah mereka turun dari speedboat," ungkap Tatang, Selasa (1/12). 

Tiga anggota TNI, tambah Tatang, sedang menjalani tugas pemantauan wilayah di kampung tersebut dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar pekan depan. Dari laporan yang diterimanya, ketiga anggota TNI yakni Perwira Penghubung Mayor Infanteri Jhon E de Fretes dan dua anggotanya Kopral Dua Simon Sopakua dan Kopral Dua Afan, langsung mendapat tembakan peluru sesaat memasuki kampung Namunaweja. 


Soal Tewasnya Pendeta Yeremia, Mahfud Md: Jangan-jangan Dibunuh Kelompok Separatis Lalu Dituduhkan

"Dari tiga orang anggota, satu orang yakni Mayor Jhon tertembak di bagian perut. Informasi terakhir, jenazah akan dimakamkan hari ini," papar Tatang.  

Namun demikian, Mayjend. Tatang Sulaiman tidak bisa memberikan konfirmasi soal isu yang beredar bahwa jenzah Mayor Jhon sempat ditahan atau tidak. "Kami tidak bisa pastikan sempat ditahan atau tidak," ujar Tatang. 

Berdasarkan informasi yang didapat, ketiga anggota TNI mengalami kontak senjata dengan kelompok sipil bersenjata setelah naik ke atas perbukitan Namunaweja. Ketiga anggota TNI tersebut langsung dihadang oleh 20 orang masyarakat dan sempat terdengar suara tembakan. 

Mayor Jhon dikabarkan terkena peluru pertama pada saat suara tembakan kedua terdengar. Sedangkan Kopral Dua Afan, yang membawa senjata M16, dan Kopda Simon kemudian terjatuh dari bukit hingga ke pinggir dermaga. Setelah itu, Kopral Dua Simon yang terjatuh melepaskan baju dan bersembunyi. Menurut dia, kelompok sipil langsung mengambil senjata dari Mayor Jhon yang tertembak dan melepaskan tembakan empat kali ke arahnya. 

"Untuk keterangan lebih lanjut, nanti akan disampaikan oleh Kapendam XVII Cenderawasih. Yang pasti saat ini Kopral Dua Afan telah ditemukan dan dalam kondisi luka ringan," kata Tatang.

|berbagai sumber|cnn| 

Yakin Konflik Papua Bisa Diatasi, JK: Bisa Diselesaikan dengan Jalur Damai

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya