logo


Jumlah Ikan yang Mati di Ancol Mencapai 750 Kilogram

Nelayan di utara Jakarta pun enggan melaut

1 Desember 2015 11:09 WIB

Petugas membersihkan bangkai ikan mati yang terapung di sepanjang Pantai Ancol, Jakarta Utara, Senin (30/11). (Foto: Antara)
Petugas membersihkan bangkai ikan mati yang terapung di sepanjang Pantai Ancol, Jakarta Utara, Senin (30/11). (Foto: Antara)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Terkait dengan ditemukannya ribuan ikan yang mati di kawasan Pantai Ancol, Jakarta, berbagai dugaan yang menjadi penyebabnya kian berkembang. Menurut Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, matinya ribuan ikan tersebut diperkirakan akibat fenomena alam berupa perubahan cuaca ekstrem, yang menyebabkan ikan-ikan kekurangan oksigen. 

Sementara itu, Pemprov DKI melalui Kepala Bidang Perikanan Dinas ‎KPKP DKI, Lilik Litasari, menjelaskan bahwa jumlah ikan yang mati di bibir Pantai Taman Impian Jaya Ancol totalnya mencapai 750 Kilogram. "Data itu dari Jumat 26 November 2015 kemarin. Matinya ikan itu sudah terjadi sejak Jumat kemarin," ujarnya, dikutip harianterbit, Selasa (1/12).

Lilik pun menghimbau agar pengunjung seluruh warga pesisir Ibu Kota dan juga para pengunjung Taman Impian Jaya Ancol dapat menjaga kebersihan lingkungan laut, khususnya di sepanjang pantai Ancol. Himbauan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah ikan yang mati akibat limbah.  


Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Parahnya, kematian ribuan ikan ini membuat nelayan di utara Jakarta enggan melaut, seperti yang diungkapkan Tarjo (41). Menurut warga Kampung Marunda Besar RT 3 RW 7 Kelurahan ‎Marunda, Cilincing, Jakarta Utara ini, sejak tiga bulan terakhir tempatnya menjaring ikan telah tercemar oleh limbah.  

Tarjo pun berharap, Pemprov DKI dapat membantu nasibnya dan rekan nelayan lainnya. Pasalnya, akibat tidak melaut dirinya hanya sekali mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI berupa satu karung beras 10 kilogram. "Kita dikasih beras cuma 10 kilogram. Kita bersyukur untuk itu. Tapi bukan itu yang kita mau. Kita ingin air laut tak ada limbahnya lagi," tukasnya.

 

 

 

Jokowi Resmikan Proyek Keramba Jaring Apung Lepas Pantai di Pangandaran

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro
 
×
×