logo


Ikan Mati di Ancol, Ahok: Reklamasi Pantai Bukan Penyebabnya

Ada anggapan bahwa penyebab matinya ikan di Ancol karena reklamasi pantai

1 Desember 2015 10:37 WIB

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Jitunews/Johdan A.A.P)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gencarnya upaya reklamasi pantai rupanya dianggap sebagai penyebab kematian ribuan ikan di Pantai Ancol, Jakarta. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menampik ikan-ikan yang mati di Ancol merupakan dampak reklamasi pantai utara Jakarta. "Saya kira, (reklamasi) itu enggak ada hubungannya dengan ikan mati," tegas Ahok, dikutip kompas, Selasa (30/11).

Meski sudah mendapat laporan terkait dengan penyebab matinya ribuan ikan di Ancol itu, namun Ahok mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Untuk mendalaminya, Ahok pun telah meminta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta untuk mendalami peristiwa itu lebih lanjut. 

Bahkan dengan tegas, lanjut Ahok, sanksi tegas wajib diberikan kepada  perusahaan pencemar limbah. "Biasanya, kalau musim hujan tuh dari sungai atau limbah yang tercemar. Hampir semua sungai yang terhubung itu ikannya mati," jelasnya.


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Pemprov DKI, Liliek Litasari, mengungkapkan bahwa Lumpur yang terseret dari sungai ke area laut Pantai Ancol mengandung limbah. Dari hasil penelitian Pemprov DKI, limbah tersebut mengandung gas hidrogen sulfida (H2S).

H2S tersebut juga dikenal sebagai "gas selokan". Selain itu, H2S ditemukan dalam lingkungan dengan konsentrasi oksigen rendah. Keberadaan H2S sangat membahayakan bagi makhluk hidup. "Racun (H2S) itu akibat akumulasi dari limbah segala macam," pungkas Liliek.

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro
 
×
×