logo


Kecelakaan Maut Lamborghini: Anak Pengusaha Hantam Tulang Punggung Keluarga

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (29/11), bermula ketika aksi balapan liar pengemudi Lamborghini dengan mob

30 November 2015 21:37 WIB

Lamborghini milik Wiyang Lautner yang mengalami kecelakaan usai balapan liar dengan Ferrari di Surabaya, Minggu 29 November 2015. (Ist)
Lamborghini milik Wiyang Lautner yang mengalami kecelakaan usai balapan liar dengan Ferrari di Surabaya, Minggu 29 November 2015. (Ist)

SURABAYA, JITUNEWS.COM- Aksi balap dua mobil mewah Lamborghini dan Ferrari di Surabaya menelan satu korban jiwa, dan dua luka-luka. Berdasarkan informasi yang terhimpun, kecelakaan yang terjadi pada Minggu (29/11), bermula ketika aksi balapan liar pengemudi Lamborghini dengan mobil Ferrari.  

Setibanya di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Jawa Timur, mobil Lamborghini bernomor polisi B 2258 WM mengalami hilang kendali. "Mobil oleng ke sebelah kiri, lalu naik ke trotoar dan menabrak gerobak pedagang susu yang tengah berjualan di lokasi," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya AKP Lily Djafar, Senin (30/11). 

Ada tiga orang yang menjadi korban dalam kejadian itu. Yakni penjual susu Mujianto (44), dan dua pembeli Kuswantoro (41), dan Srikandi (41). Mujianto mengalami retak kaki kanan, Srikanti patah tulang kaki kanannya, dan Kuswantoro meninggal dunia. 


Kembali dari Solo, Presiden Jokowi Liburan ke Kebun Binatang Ragunan

Pengemudi Lamborghini yang diketauhi bernama Wiyang Lautner (24), merupakan anak pengusaha asal Surabaya. Hal itu diketauhi ketika beberapa awak media mencoba datang ke rumahnya yang berada di Jl. Pondok Dharmahusada 2/20 Surabaya atau biasa disebut Dharmahusada Regency.
Ktp milik Wiyang Lautner. 
Rumahnya berada kawasan permuhaman berkelas, dengan sistem perumahan one gate system (satu pintu keluar-masuk). Ada tiga penjaga satpam perumahan yang sudah mencegat tamu keluar masuk. Bila bukan penghuni akan sulit untuk masuk.

Seorang satpam, Eddy S, membenarkan kalau di sini adalah rumah Wiyang, namun saat ini kondisi kosong dan tidak ada orang dan sedang berada di Polrestabes Surabaya karena kasus kecelakaan. Ia juga mengatakan bahwa Wiyang adalah anak dari seorang pengusaha bernama Alex. "Bapak berpesan tidak boleh menerima tamu," kata Eddy, dikutip beritajatim, Senin (30/11). 

Agen Wisata Joy Tour Dibobol Maling, Barang Senilai Ratusan Juta Rupiah Raib

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro