logo


Waspada El Nino Lanjutan, Kementan Siapkan Amunisi Jitu

Sawah lebak merupakan sawah di lahan rawa

30 November 2015 14:31 WIB

Ilustrasi sawah lebak. (Ist)
Ilustrasi sawah lebak. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dibanding beberapa tahun yang lalu, dampak El Nino yang terjadi di tahun 2015 merupakan yang terparah. Meski saat ini beberapa daerah di tanah air mulai diguyur hujan, namun kekeringan akibat El Nino diprediksi terjadi kembali tahun depan (2016).  

Untuk mengantisipasi hal itu, pihak Kementerian Pertanian (Kementan) pun dengan sigap menyiapkan beragam strategi. Diungkapkan Hasil Sembiring, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, El Nino yang diperkirakan akan terjadi kembali pada Februari hingga Maret 2016 tentu akan mengganggu musim tanam di awal 2016.     

Adapun strategi Kementan, lanjut Hasil, pihaknya akan menggenjot produksi dari sawah lebak guna menambal kekurangan produksi beras dari sawah tadah hujan. "Produksi padi dari sawah tadah hujan akan terganggu jika El Nino datang kembali. Karena itu, untuk mencegahnya Kementan akan optimasi sawah lebak," tambahnya, Senin (30/11), usai Upacara HUT Korpri di Lapangan Upacara Kementan, Jakarta.   


Mantap! Kementan Bakal Cabut Izin Produsen Pupuk dan Pestisida Curang

Untuk diketauhi, sawah lebak merupakan sawah yang berada di lahan rawa. Ketika musim hujan, lahan rawa banjir sehingga tidak bisa ditanami. Tetapi, ketinggian air di lahan rawa turun ketika kemarau panjang atau kekeringan sehingga cocok untuk ditanami padi.‎‎ 

Terkait dengan pemanfaatan sawah lebak, Hasil pun mencontohkan, sawah lebak sudah mencetak produktivitas baik di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan beberapa daerah lainnya. Tingkat produktivitas ini tentu bisa menjadi solusi bila El Nino kembali menyerang. "Lahan sawah tadah hujan nggak bisa tanam, tapi kan masih ada sawah lebak dan sawah irigasi. Sawah lebak akan berproduksi lebih, ada di Kalsel, Sumsel, produktivitasnya lumayan," tutupnya.

Brigade Alsin, Strategi Mentan Garap Lahan Rawa

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro