logo


Demi Perawatan, Donggi dan GE Teken Kontrak Senilai Rp 1,4 Triliun

'GE memiliki solusi data canggih dan kemampuan untuk memonitor mesin migas dari produsen yang berbeda-beda'

30 November 2015 12:57 WIB

Dokumentasi Jitunews (Citra Fitri Mardiana)
Dokumentasi Jitunews (Citra Fitri Mardiana)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah menandatangani kontrak layanan sebesar Rp 1,4 triliun dengan PT Donggi Senoro (DSLNG), GE Oil & Gas berjanji memberikan solusi data dan kemampuan untuk memonitor mesin milik Donggi Senoro.

Presiden Direktur GE Oil & Gas Indonesia, Iwan Candra mengungkapkan, perusahaannya akan menyediakan paket layanan lengkap untuk memantau perangkat non-GE yang disediakan oleh Original Equipment Manufacturers (OEMs) lain dengan menawarkan target kehandalan sebesar 98%.

"GE memiliki solusi data canggih dan kemampuan untuk memonitor mesin dari produsen yang berbeda-beda," ungkap Iwan dalam sambutannya di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (30/11).


Vaksin Covid-19 Bikin Harga Minyak Dunia Jatuh

Iwan menjelaskan, kerja sama ini memungkinkan GE dan DSLNG untuk memantau perangkat pabrik dalam antarmuka tunggal (single interface) serta melakukan identifikasi permasalahan untuk menjamin keandalan dan keamanan yang lebih baik.

"Kami mampu menciptakan sebuah sistem integrasi yang mengoptimalkan aliran dan kualitas informasi untuk operator pabrik. Ini merupakan langkah besar ke depan dalam hal pemantauan dan diagnostik dan memiliki potensi untuk membuka keuntungan produktifitas yang signifikan," tuturnya.

Iwan memastikan, dalam penandatangan ini, GE akan bertindak sebagai pemasok tunggal. GE akan memberikan paket layanan lengkap, termasuk pemeliharaan yang terencana seperti spare parts, perbaikan, pengawasan dan tenaga kerja.

Ini Bukti DME Lebih Ekonomis dan Efisien Daripada Elpiji

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin