logo


Ini Langkah Pemerintah Turunkan Harga Gas Hingga 30%

Kementerian ESDM juga akan menerapkan sistem open access dan investasi infrastruktur

30 November 2015 09:16 WIB

Pipa gas milik PGN (Ist)
Pipa gas milik PGN (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah menyiapkan berbagai langkah nyata untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan potensi harga gas di Indonesia yang akan turun sebesar 30%.

Selepas melakukan Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu (29/11), Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pemerintah saat ini terus membenahi tata kelola minyak dan gas bumi (migas) agar lebih kondusif.

"Tata kelola gas terus kita benahi dari waktu ke waktu agar lebih kondusif terhadap industri. Kita akan terus mendorong harga gas bisa berkurang hingga 30%," ujar Sudirman.

Menurutnya upaya pemerintah untuk menurunkan harga gas ini, tentu akan dapat memacu pertumbuhan di sektor hilir serta akan mengundang lebih banyak para investor asing untuk berinvestasi tidak hanya di hilir tapi juga di hulu migas.

Sudirman menambahkan, langkah-langkah nyata tersebut berupa pengurangan goverment tax. Sementara diberlakukan juga penerapan regulated margin agar biaya transmisi dan distribusi dapat diterapkan secara adil.

"Selain itu, pembentukan badan penyangga gas nasional akan menjamin penyediaan dan peburunan harga gas dengan sistem yang lebih sederhana," lanjutnya.

Lebih dari itu, dirinya menyatakan, Kementerian ESDM juga akan menerapkan sistem open access dan investasi infrastruktur yang membuat bisnis gas lebih efisien.

"Tentu saja perlu didahului dengan kajian komprehensif tetapi kalau kita berorientasi pada dampak makro, saya yakin kita akan bisa menemukan solusi," sambung Sudirman.

Ada 17 Blok Migas Laku Dilelang, Mana yang Paling Untung?

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan