logo


Ini Dia Solusi Jitu Pemerintah Atasi Harga Gas Tinggi di Sumut

Solusi tersebut akan dilaksanakan Pemerintah pada tanggal 10 Desember 2015 dan di awal Januari 2016

25 November 2015 16:19 WIB

Depot Storage Gas LPG 3kg milik PT.Pertamina Tanjung Priok, Jakarta. Jitunews/Johdan A.A.P
Depot Storage Gas LPG 3kg milik PT.Pertamina Tanjung Priok, Jakarta. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan solusi guna mengatasi tingginya harga gas yang ada di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja mengungkapkan, solusi tersebut ialah dengan mengurangi bagian negara yang disetorkan oleh PT Pertamina Gas/Pertagas (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk.

"Tentang gas Sumatera Utara harganya cukup tinggi, ini kita juga terus bergerak untuk bisa menurunkannya," ungkap Wiratmaja kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (25/11).


Jangan Khawatir, Pertamina Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg

Wiratmaja menjelaskan, biaya jasa penggunaan pipa milik Pertagas dan biaya distribusi gas PGN akan mulai dikurangi pada 10 Desember 2015 mendatang. Sementara itu, pemangkasan bagian negara akan mulai dipotong di awal Januari 2016 nanti.

"Desember bisa dilaksanakan, hulunya Januari, kontraknya stimulus pengurangan negara disana supaya gasnya turun," jelasnya.

Setelah menggunakan formula yang baru ini, dirinya memprediksi, harga gas di Sumut bisa sampai US$ 2,5 per MMBTU. Namun, tak menutup kemungkinan harga yang dipatok justru lebih rendah dari itu. Saat ini, Wirat menambahkan, timnya tengah melakukan penyisiran agar harga gas bisa lebih rendah lagi.

‎"Tim bina program sedang disana (Sumatera Utara), sedang melakukan penyisiran bisa turun lagi," tutup Wiratmaja.

Pertamina Beri Ruang, Field Tambun Berinovasi Selama Pandemi

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin
 
×
×