logo


FKSSK Diharap Tengahi Perseteruan Jusuf Kalla dengan Bank Indonesia

FKSSK merupakan forum bertemunya Menkeu, Gubernur BI, Ketua OJK dan LPS

25 November 2015 16:30 WIB

Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah. (Ist)
Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah, mengatakan Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) dapat menengahi perseteruan pemerintah dengan Bank Indonesia (BI), terkait dengan penurunan BI Rate. FKSSK merupakan forum bertemunya Menkeu, Gubernur BI, Ketua OJK dan LPS untuk membicarakan kebijakan fiskal.

"Disana mediumnya untuk harmonisasi kebijakan. Sebaiknya itu dirumuskan di forum itu, karena kalau beda pendapat dari pemerintah dan otoritas moneter di depan pelaku usaha itu justru menambah ketidakpastian," ujarnya di Resto Meradelima, Jakarta pada Rabu (25/11).

Selain FKSSK, dalam rapat kabinet paripurna juga Presiden kerap kali memanggil otoritas moneter. Hal ini untuk meminta pandangan dari masing-masing pihak mengenai berbagai langkah kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah. Langkah ini bersifat koordinasi agar kebijakan yang dikeluarkan dapat memiliki implikasi yang baik.

"Jadi menurut saya tidak perlu otoritas fiskal mengkritik moneter, padahal kita memiliki mekanisme organisasi yang sudah ada. Setelah keluar (dari rapat koordinasi) ya jadi satu suara," lanjutnya.

Seperti diketahui, kemarin (24/11) Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak Gubernur BI Agus Martowadojo untuk segera menurunkan tingkat suku bunga acuan. JK beranggapan tingginya BI Rate membuat perekonomian Indonesia tidak bisa tumbuh sesuai target, sehingga BI perlu menurunkannya.

"Dua-duanya punya argumenn, Pak JK tidak salah tapi Gubernur BI juga beralasan juga. Pak JK melihat dari sisi sektor riil sedangkan BI melihat dari sisi stabilitas pasar keuangan. Kalau yang diperlukan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, jangan lupa tahun-tahun sebelumnya suku bunga kita tinggi tapi pertumbuhan kita juga tinggi," pungkasnya.

BI Turunkan Suku Bunga, bank bjb Sambut Positif

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan