logo


MenpanRB: Tidak Semua Penyuluh Pertanian Bakal Diangkat Menjadi PNS

Ada evaluasi terkait pengangkatan tersebut

25 November 2015 16:28 WIB

MenpanRB, Yuddy Chrisnandi. Jitunews/Bayu Erlangga
MenpanRB, Yuddy Chrisnandi. Jitunews/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Yuddy Chrisnandi, menegaskan bahwa tidak semua penyuluh pertanian nantinya akan diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Meski demikian, ia mengungkapkan, untuk menentukan siapa-siapa saja yang nantinya akan diangkat prosesnya masih akan terus dilakukan. Proses tersebut merupakan kerjasama antara Menpan RB dan Kementerian pertanian (Kementan). 

“Dalam diskusi tadi ada 2 hal yang kami dibicarakan. Pertama, soal penyuluh pertanian dan yang kedua soal pembentukan badan ketahanan pangan yang keduanya merupakan ranah dari Kementerian Pertanian,” ucap Menteri Yuddy, Rabu (25/11), seusai rapat tertutup antara MenpanRB dan Mentan, di kantor Kementan, Jakarta.

Terkait dengan kewenangan dari KemenpanRB sendiri, Yuddy mengatakan bahwa kementerian PANRB akan memberi dukungan kelembagaan dan izin prinsip rekrutmen, serta izin kepegawaian terkait dengan penyuluh pertanian. “Kami menunggu desain kepegawaian yang dibutuhkan penyuluh pertanian ini untuk dapat direkrut menjadi pegawai pemerintah. Pegawai pemerintah itu bisa PNS dan juga bisa P3K (Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja), yang jumlah dan kriterianya akan ditetapkan sendiri oleh Kementerian Pertanian,” ujarnya.


Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Namun menurut Yuddy, dalam penentuan tersebut akan lebih diprioritaskan pada mereka yang sudah menjadi THL (tenaga harian lepas), PPL (penyuluh pertanian lapangan) di bawah supervisi Kementan. “Kita akan menelusuri ini dalam beberapa bulan ke depan sambil menunggu musim panen tiba,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini jumlah THL sudah mencapai 19.250 orang, dan nanti akan diinventarisasi kembali soal kinerjanya. “Ada langkah evaluasi kinerja yang akan dilakukan oleh Kementan kepada mereka. Kemudian akan dilihat mana yang nantinya akan diajukan untuk menjadi PNS, dan mana yang akan menjadi P3K, dan semuanya akan kita upayakan secepatnya pada tahun 2016,” pungkas Yuddy.

Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
 
×
×