logo


Gaikindo: Target Pasar 2015 Dipastikan Tidak Tercapai

Penjualan di sektor otomotif terganggu

19 November 2015 19:04 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Di sektor otomotif, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Nurgadjito mengungkapkan bahwa target pasar tahun ini (2015) yang sebesar 1,6 juta, dipastikan tidak akan tercapai. Pasalnya, penjualan terganggu akibat kenaikan harga BBM pada November tahun lalu (2014). 

"Mengingat situasi ekonomi saat ini, dan akibat dari kenaikan BBM di bulan November 2014, maka sasaran tersebut tidak bisa dicapai," ujar Nurgadjito, Kamis (19/11), di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta.

Bahkan Nurgadjito mengatakan bahwa pertumbuhan pada akhir tahun ini paling tidak akan menembus 1 juta unit, atau turun dibandingkan tahun 2014 yang mencatatkan 1,22 juta unit. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah perlu memberikan stimulus-stimulus pada industri otomotif agar lebih berkembang.


Mandiri Tunas Finance Targetkan 2000 Surat Pemesanan Kendaraan

"Saat ini, sasaran produksi 1,6 juta. Maaf kita tidak memenuhi karena kita hanya 1,22 juta (pada tahun 2014) dan volume ekspor juga belum membaik. Semua sasaran domestik dan ekspor itu belum bisa dipenuhi," jelasnya.

Sementara itu, jika mengacu pada kebijakan pemerintah sebagai mana yang ditetapkan dalam kebijakan industri nasional dalam PP 28 dan roadmap Kemenperin, Indonesia sedang menuju target produksi 2,6 juta unit. "Sasaran pada tahun  2020 menurut roadmap dari Kemenperin, kita akan produksi 2,6 juta unit, untuk domestik 1,9 juta unit dan ekspor 622 ribu unit," pungkasnya.

Meningkatnya Permintaan Domestik dan Global, Industri Manufaktur Tumbuh Signifikan

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Christophorus Aji Saputro