logo


Dibanding Thailand, Industri Otomotif Indonesia Masih Tertinggal

Banyak komponen bahan baku industri otomotif yang masih diimpor oleh Indonesia

19 November 2015 18:34 WIB

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pengembangan Industri Otomotif, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) I Made Dana Tangkas mengatakan bahwa industri otomotif Indonesia dibandingkan dengan Thailand masih jauh tertinggal. Indonesia masih bersaing ketat dengan Malaysia dan Vietnam yang perlahan menyusul.

"Perbandingan di Asean, bahwa perkembangan di Asean itu, Indonesia dengan Thailand masih tertinggal. Dengan Malaysia kita masih bersaing, dengan Vietnam kita lebih besar," uajrnya di Kantor Kemenperin, Jakarta pada Kamis (19/11).

Ia mengatakan, Thailand masih nomor satu di Asean, khususnya di sektor industri otomotif. Indonesia masih kalah dengan Thailand pada material-material, interior, dan metal. Banyak komponen bahan baku industri otomotif yang masih diimpor oleh Indonesia.

"Kalau apple to apple dengan Thailand, kita masih kurang lah, terutama dalam material, interior, metal dan sebagainya. Satu mobil itu lebih dari 2 ribu komponen dan digarap oleh ratusan ribuan slayer. Satu pabrik juga bisa ribuan peralatan dari yang sederhana sampai yang rumit," lanjutnya.

Menurutnya, yang menyebabkan Indonesia kalah bersaing dari Thailand adalah proses yang sangat panjang dalam membangun sebuah mobil. Dari komponen tier 2 dan tier 3 suplier yang harus melalui proses yang sangat panjang.

"Oleh karena itu, final produk itu dari sebuah produk mobil itu ada tier II dan tier III supplier dan tier I supplier, itu harus melalui proses yang sangat panjang," pungkasnya.

Malaysia Lirik Potensi Kerjasama dengan Adhi Karya

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan
 
×
×