logo


Trik Mengocor NPK Agar Cabai Menjadi Sehat

Teknis pengocoran yang kurang tepat bisa memicu timbulnya penyakit layu pada cabai

17 November 2015 10:13 WIB

Ilustrasi cabai merah. (Istimewa)
Ilustrasi cabai merah. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Teknis mengocor pupuk pada tanaman, tak terkecuali tanaman cabai, merupakan hal yang penting. Terlebih jika Budidaya cabai tersebut menggunakan mulsa plastik.

Pada Budidaya tanaman cabai menggunakan mulsa plastik tentu kita kesulitan dalam mengaplikasi pupuk susulan karena adanya mulsa yang menghalangi kita dalam membuat lobang pupuk. Oleh karena itu pengocoran ini perlu kita lakukan untuk memberikan pupuk susulan pada lahan cabai yang menggunakan mulsa plastik.

Inti utama dari masalah pengocoran ini adalah bagaimana kita menyiasati agar cairan larutan pupuk yang kita kocorkan tidak mengenai pangkal batang tanaman cabai kita. Usahakan larutan pupuk tersebut berjarak sekitar 5-10 cm dari pangkal batang. Alasannya adalah jika kita mengocor tanaman cabai pada pangkal batang justru akan melukai batang tanaman cabai tersebut.

Perlu diketahui, teknis pengocoran yang kurang tepat bisa memicu timbulnya penyakit layu pada tanaman cabai. Banyak dari petani cabai kita yang asal-asalan dalam pengaplikasikan pupuk susulan melalui pengocoran, padahal hal ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan tanaman cabai

Seperti kita ketahui, bahwa pupuk terutama nitrogen bersifat panas dan akan melukai tanaman jika dosis terlalu banyak. Selain itu, cara tersebut juga kurang efektif karena bagian akar yang menyerap unsur hara adalah ujung-ujung akar tanaman yang berjarak sampai lebih dari 20 cm dari pangkal batang cabai.

Secara teknis, pengocoran yang tepat bisa dilakukan dengan cara menggunakan corong yang ujungnya disambung dengan selang plastik sepangjang 20-30 cm. Kemudian ujung selang tersebut dimasukkan ke dalam mulsa sampai berjarak sekitar 10 cm dari pangkal tanaman cabai. Kemudian larutan pupuk tersebut disiramkan pada corong tersebut sehingga larutan akan meluncur dari corong keujung selang yang yang berada dalam mulsa tersebut.

Untuk jenis pupuk dan berapa dosis pupuk yang tepat untuk digunakan dalam pengocoran tanaman cabai tersebut sifatnya relatif, tapi sangat disarankan untuk menggunakan pupuk NPK yang mudah larut dalam air. NPK ponska bisa menjadi salah satu rujukan. Sementara untuk konsentrasi penggunaanya juga terbilang relatif, yang penting adalah jangan terlalu pekat, usahakan maksimal 10 gr/liter air.


Cek! Ini Jurus Jitu Membuat Pestisida Nabati dari Bawang Putih

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana