logo


Hebat, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Solo Temukan Obat Herbal Untuk Masalah Kaki!

Getah tanaman lidah mertua tersebut dibuat krim untuk mengobati kulit pecah-pecah pada telapak kaki

10 November 2015 11:29 WIB

Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Jawa Tengah saat melakukan penelitian terhadap tanaman lidah mertua. (Foto : Dok. SMP Muhammadiyah 1 Solo)
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Jawa Tengah saat melakukan penelitian terhadap tanaman lidah mertua. (Foto : Dok. SMP Muhammadiyah 1 Solo)

SOLO, JITUNEWS.COM - Tiga orang siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Solo, Jawa Tengah, yakni Aulia Rachma Dewi, Rakha Kalam Mahardhika, dan Berliana Rofi'ah Novitasari berhasil menemukan tanaman obat untuk kulit pecah-pecah pada telapak kaki.

Tanaman obat itu adalah Sansievera trifasciata Prain, atau yang dikenal dengan tanaman lidah mertua. Dari temuan itu lantas mereka membuat getahnya sebagai krim untuk mengobati kulit pecah-pecah pada telapak kaki.

“Awalnya kami baca-baca buku tentang tanaman yang memiliki manfaat untuk mengobati masalah kulit pecah-pecah. Dari itu kami menemukan lidah mertua,” jelas Aulia kepada JITUNEWS.COM di Solo, Selasa (10/11).

Lidah mertua yang mereka temukan itu diteliti bersama dengan guru pembimbing, Siti Khoiriyah. Penelitian ini mereka lakukan di Laboratorium IPA SMP Muhammadiyah 1 Solo dan uji kandungan antioksidan di Laboratorium Universitas Setia Budi (USB) Solo.

“Selain untuk mengobati kulit pecah-pecah pada telapak kaki, lidah mertua ini dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa jenis penyakit,” kata Aulia.

Aulia menjelaskan, pembuatan krim lidah mertua ini cukup sulit. Selama melakukan pembuatan krim seringkali gagal. Adapun bahan dasar pembuatan krim ini adalah madu, minyak zaitun, air perasan lemon, dan tepung bengkoang.

Sementara peralatan yang digunakan antara lain pisau, tatakan atau telenan, timbangan tepung, piring, sendok teh, spatula, timbangan, gelas bekker, kain, gelas ukur, dan lumpang porselin.

“Dalam pembuatan krim ini seringkali gagal. Tetapi dengan kerja keras dan terus kami lakukan akhirnya berhasil. Hasilnya kami uji coba kepada penderita kulit pecah-pecah secara rutin, dan ternyata bisa sembuh,” tambah Rakha.

Lewat hasil risetnya ini, ketiga siswa siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Solo ini pun mengikuti berbagai perlombaan dalam penelitian sains, di antaranya Olimpiade Penelitian Siswa Sekolah (OPSS) 2015 Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, dan Science Project Award tingkat Jawa dan DIY di Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. (Labib Zamani)

Salut, Mahasiswa Ini Ciptakan Ramuan Herbal untuk Enyahkan Insomnia!

Halaman: 
Penulis : Riana