logo


Audit Petral, Pertamina: Lebih Dari yang Direkomendasikan TRTKM

Pasalnya, TRTKM hanya rekomendasikan investigasi 1 tahun lalu, tapi Pertamina investigasi 3 tahun.

9 November 2015 17:28 WIB

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto. (Jitunews/Johdan A.A.P)
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto. (Jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) Tbk mengaku menjalankan rekomendasi lebih dari yang diarahkan Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (TRTKM) untuk mengaudit pengadaan minyak yang dilakukan oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

Sebelumnya, TRTKM merekomendasikan kepada auditor yang dibentuk oleh Pertamina, yakni Kordamentha, untuk mengaudit aktivitas pengadaan minyak mentah dan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Petral hanya sejak satu tahun ke belakang atau sejak akhir Mei 2014.

Namun Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengungkapkan, bahwa pihaknya memutuskan untuk mengambil waktu yang lebih jauh guna kebutuhan audit yang lebih menyeluruh.


Heran Ahok Tak Persoalkan BBM Premium, Banggar: Kalah Sama Importir?

"Dari tim tata kelola merekomendasi kan satu tahun. Pada 2014 saja. Dan saat itu kita lihat sedikit lebih panjang daripada itu. Kita putuskan 3 tahun (dari 2012)," ungkap Dwi kepada wartawan, Jakarta, Selasa (9/11).

Itu artinya, menurut Dwi, Pertamina telah menjalani lebih dari yang direkomendasikan. Dengan begitu, hal-hal yang terjadi selama tiga tahun bisa diinvestigasi lebih dalam.

"Pada saat audit investigasi dilaksanakan dalam waktu 3 tahun kalau ada hal-hal yang skip harus dicari," tutupnya.

Erick Thohir dan Ridwan Kamil Tinjau Pertashop di Lembang

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin