logo


Warga Solo Budidayakan Sayuran Organik Rumahan

Budidaya sayuran organik rumahan ini hampir dilakukan semua warga di rukun warga (RW) 37 Mojosongo

8 November 2015 00:00 WIB

Sayuran organik (Ist)
Sayuran organik (Ist)

SOLO, JITUNEWS.COM - Warga di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah membudidayakan tanaman sayuran organik dengan konsep kebun sayur rumahan. Budidaya sayuran organik rumahan ini hampir dilakukan semua warga di rukun warga (RW) 37 Mojosongo.

Adapun sayuran yang dibudidayakan itu antara lain, Seledri, Kembang Kul (Bungkul), Cabai, Tomat dan Terong, Sawi, Kangkung, dan Selada ditata berjajar di sepanjang jalan. Budidaya sayuran organik rumahan itu sudah dilakukan warga sejak tahun 2013.

“Sayuran ini ada yang ditanam langsung di tanah dan ada juga yang menggunakan pot atau polybag. Semuanya ditata berderet dan disusun bertumpuk ada yang dipinggir jalan dan ada yang memanfaatkan pekaran rumahnya,” kata Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 37 Mojosongo, Sulasmi, Minggu (8/11).

Sebelum dikembangkan oleh warga dan ibu-ibu PKK, kata Sulasmi budidaya sayuran organik ini pertama kali dilakukan oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS). Kemudian dilanjutkan oleh warga untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga hingga sekarang.

“Selain mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga akan kebutuhan sayuran sehat, penduduk yang terdiri dari 240 KK (Kepala Keluarga) ini mampu meraup penghasilan tambahan dari penjualan sayur dan bibit,” jelas Sulasmi.

Dia mengaku, Mojosongo tergolong daerah tandus dan sulit air. Sehingga tanahnya sulit untuk ditanami berbagai macam tanaman. Oleh karena itu, Sulasmi bersama dengan Rumah Zakat Indonesia mengajak warga RW 37 Mojosongo untuk belajar membudidayakan sayuran organik melalui media pot atau polybag.

“Setelah kami coba dan kembangkan terus-menerus akhirnya banyak warga yang tertarik. Bahkan, ada kelurahan lain yang mengirim kadernya untuk bersama-sama belajar tentang bagaimana menanam sayuran organik ini,” terang dia.

(Labib Zamani)

KKP Peringatkan Ancaman Virus Ganas pada Budidaya Ikan Nila dan Mujair

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan