logo


Setya Novanto: Golkar Masih Setia di KMP

Jika untuk kesejahteraan rakyat, maka Partai Golkar akan mendukung kebijakan pemerintahan Jokowi

5 November 2015 14:00 WIB

Ketua DPR Setya Novanto. (istimewa)
Ketua DPR Setya Novanto. (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ancang-ancang Golkar bakal menyeberang ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) meninggalkan Koalisi Merah Putih (KMP) rupanya bukanlah sebuah keniscayaan. Mengingat pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Setya Novanto (Setnov) yang menegaskan bahwa Golkar masih mesra dan setia kepada koalisi pengusung Capres Prabowo Subianto.

Setnov menyebutkan, bahwa partainya akan selalu setia di KMP, mengingat sang Ketua Umum versi Bali, Aburizal Bakrie, dipercaya sebagai Ketua Presidium KMP. Selanjutnya Setnov mengakui, bahwa partainya akan terus bergerak mengkritisi kinerja pemerintahan.

"Partai Golkar tetap bersama KMP. Kita juga akan mengkritik konstruktif (pemerintah) yaitu sudah jelas bahwa sepanjang untuk kepentingan rakyat tentu kita akan selalu dukung," ucapnya di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, (5/11). 


Arief Poyuono: Prabowo Pasti Sangat Tahu Akan Apa yang Sedang Saya Lakukan

Meski tidak memberi sinyal akan bergabung dengan KIH, Setnov menegaskan, jika yang dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan kebutuhan Golkar, maka partainya siap mendukung langkah pemerintah. Pernyataannya itu, terkait dengan penafsiran atas keinginan antara Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. 

"Saya memberikan penghargaan yang besar karena partai Golkar meskipun telah disebut membantu pemerintah, tetapi yang jelas setelah saya tanyakan kepada Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, tentu apa yang dilakukan ini sepanjang semua sejalan untuk kesejahteraan rakyat tentu akan bersama-sama antara pemerintah dan Partai Golkar," jelasnya. 

Setnov juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintah yang telah membolehkan partai beringin tampil dalam Pilkada Serentak 2015. Mengingat, pertempuran dualisme kepengurusan Partai Golkar yang terjadi, bahkan sudah hampir melebihi satu tahun berkonflik.

"Karena dalam pertemuan ini ujian-ujian yang begitu panjang pada akhirnya bisa mengikuti Pilkada dan tentu terimakasih kepada pemerintah yang sudah membantu semaksimal mungkin bahwa partai-partai bisa melaksanakan Pilkada," tutupnya.

Ada Usul Pemecatan Dirinya dari Gerindra, Arief Poyuono: Tak Usah Didengar!

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Tommy Ismaya
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex