logo


Ciptakan Kualitas Puyuh yang Baik dengan Persilangan Luar

Slamet : Dalam 18 bulan dipelihara, puyuh mampu berproduktivitas dengan baik

5 November 2015 12:12 WIB

Burung puyuh. (istimewa)
Burung puyuh. (istimewa)

SUKABUMI, JITUNEWS.COM – Dewasa ini permintaan telur puyuh di Indonesia sangat melimpah. Untuk itu bisa dikatakan jika ternak puyuh merupakan bisnis yang menjanjikan.

Pepatah sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, rasanya cocok bila dianalogikan kepada peternak burung puyuh. Pasalnya, peternak puyuh bisa mendapatkan tiga keuntungan sekaligus, yaitu berupa telur, daging, dan kotoran yang bisa digunakan sebagai pupuk atau pakan ikan.

Usaha inilah yang ditekuni Slamet. Ia tidak perlu bersusah payah mengelola usaha yang dinamai Slamet Quail Farm untuk meraup laba maksimal dengan modal minimal. Hanya dengan modal lahan seluas satu meter persegi, Slamet bisa memelihara sekitar 250 ekor puyuh. Jadi, tidak perlu menyewa tanah karena dapat menggunakan halaman rumah sendiri.

Untuk menjaga kualitas ternaknya, ia mengawinkan puyuh-puyuh itu dengan persilangan luar. Dengan cara ini perkawinan sedarah antar puyuh dapat dihindari sehingga tercipta kualitas baik.

"Dalam 18 bulan dipelihara puyuh mampu berproduktivitas dengan baik, punya ketahanan tubuh tinggi, dan bebas dari penyakit-penyakit menular," ucap Slamet.

Sementara untuk pemasaran, saat ini Slamet dan rekan-rekannya sesama peternak puyuh menggunakan pola kemitraan melalui paguyuban.

"Dalam marketingnya kompak, petani kecil bisa menikmati harga yang ditentukan bersama," tutur Slamet.

Mau Usaha Ternak Burung Puyuh? Ini Kiat Suksesnya..

Halaman: 
Penulis : Riana