logo


Laba Menggembang dari Usaha Roti Khas Jepang

Bahan baku nya langsung didatangkan dari Jepang untuk menjaga originalitas dan cita rasa

3 November 2015 11:24 WIB

Yakitate Bakery. (Foto: Kompas)
Yakitate Bakery. (Foto: Kompas)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usaha toko roti saat ini semakin berkembang. Roti sendiri sangat populer di Indonesia sebagai makanan ringan pengganjal perut, selain praktis dan mudah ditemukan di banyak tempat. Sehingga, banyak usaha toko roti yang bermunculan mengingat banyaknya permintaan, salah satunya adalah toko roti Yakitate Bakery. Gerai roti yang satu ini hanya menyajikan roti khas tirai bambu, Jepang. 

Peluang usaha ini dijalankan oleh Saweri Sapetoding yang mendirikan usaha toko roti bernama Yakitate Bakery. Usaha ini sudah ada sejak akhir tahun 2013 di bawah naungan PT Hari Mulia Sentosa, satu grup dengan Djakarta Bistro & Cafe.

Saat ini Yakitate baru memiliki dua gerai yang berada di Djakarta Theater dan Sarinah. Di awal tahun 2015, Yakitate mulai mencoba menawarkan kemitraan dan sampai saat ini belum memiliki mitra.

Keunikan dari Yakitate adalah menyajikan roti khas Jepang seperti dorayaki, roti mochi, roti melon, japanese cheesecake, roti custard dan masih banyak lagi. Semuanya ada 52 varian rasa roti yang ditawarkan seperti the ring cheese pan, blueberry cheese pan, mayo hot flos chicken, almond kaya pan, exotic custard, sausage sate pan, hokaido mochi bean dan kurosuko pan.

Sementara untuk bahan baku, Saweri mengaku mendatangkan langsung dari negeri asalnya, Jepang. Selain untuk menjaga cita rasa, juga untuk menjaga originalitas dari roti ala Jepang ini.

Bagi yang berminat, Saweri menawarkan paket investasi minimal Rp 100.000.000 untuk membuka gerai Yakitate dalam ukuran kecil. Fasilitas yang didapatkan oleh mitra adalah biaya konstruksi gerai, desain interior, bahan baku awal, peralatan lengkap seperti oven, display serta pelatihan karyawan.

"Paket Investasi tersebut sudah termasuk biaya kerjasama sebesar Rp 30.000.000 untuk tiga tahun," ucap Saweri saat ditemui Jitunews.com.

Mitra bisa juga memperpanjang kerjasama dengan membayar franchise fee senilai Rp 30.000.000, apabila masa kontrak telah habis. Dan mitra juga wajib membayar royalty fee sebesar 4% dari omzet setiap bulannya.

"Selain mitra harus mengambil bahan baku roti dari pusat, mitra juga akan mendapatkan bahan roti setengah jadi, sehingga mitra tinggal memanggangnya di gerai. Gerai juga bisa berada di mal,"lanjutnya.

Harga kisaran roti di Yakitate antara Rp 7.000 sampai Rp 22.000 per buah. Saweri mengatakan, rata-rata satu gerai bisa menjual 350 roti dalam sebulan. Omzet usaha bisa mencapai hingga Rp 80.000.000 per bulannya. Mitra bisa meraup laba bersih sekitar 25%-30%, setelah dikurangi biaya  bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lainnya. Maka diperkirakan, mitra akan balik modal sekitar satu tahun atau satu setengah tahun.

"Tempat usaha yang dibutuhkan minimal 6 meter persegi di mal atau di tempat keramaian lain dengan tiga orang karyawan sudah cukup," pungkas Saweri.


Info Lebih Lanjut :
Yakitate Bakery
Jl. MH Thamrin No.9 Jakarta Pusat
Hp : 0812 8500 4309

Peluang Usaha Tanpa Modal, Cukup Pakai Internet Dijamin Sukses

Halaman: 
Penulis : Suciati, Tommy Ismaya