logo


Keren, Dosen Agriteknologi FP UNS Solo Ini Berhasil Meneliti 23 Varietas Salak Baru

Semua varietas salak ini memiliki beraneka ragam rasa, mulai dari manis, asam, sepat hingga beralkohol

29 Oktober 2015 09:15 WIB

Dosen Program Studi Agriteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP-UNS) Solo, Jawa Tengah, Nandariyah saat menunjukkan salak hasil penelitiannya, Rabu (28/10). (Foto : JITUNEWS/Labib Zamani)
Dosen Program Studi Agriteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP-UNS) Solo, Jawa Tengah, Nandariyah saat menunjukkan salak hasil penelitiannya, Rabu (28/10). (Foto : JITUNEWS/Labib Zamani)

SOLO, JITUNEWS.COM –  Dosen Program Studi Agriteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP UNS) Solo, Jawa Tengah, Nandariyah, berhasil meneliti 23 varietas tanaman salak. Ke-23 varietas tanaman salak tersebut diteliti sejak tahun 1996 hingga saat ini.

“Kebetulan saya tinggalnya di Sleman, Yogyakarta yang notabene-nya sebagai sentra tanaman salak. Dari sinilah saya mulai tertarik untuk melakukan penelitian, ada apa tanaman salak ini kok bisa membuat masyarakat di Sleman meningkat kesejahteraannya,” terang Nandariyah kepada JITUNEWS.COM ketika ditemui, Rabu (28/10).

Dia mengaku penelitian tersebut tidak hanya dilakukan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Namun, penelitian ini ia lakukan di berbagai wilayah di Indonesia. Dalam penelitiannya tersebut, Nandariyah lebih konsen pada pengembangbiakan salak lokal dengan salak pondoh.

“Keduanya saya silangkan sehingga menghasilkan varietas baru. Kenapa begitu, supaya salak lokal ini tidak punah keberadaannya,” terang Ketua Laboratorium Pemuliaan Tanaman itu.

Disebutkan, ke-23 tanaman salak yang berhasil ia teliti tersebut antara lain, Salacca zalacca varietas Salak Merah, Salak Kelapa, Salak Pondoh Madu, Salak Pondoh Hitam, Salacca zalacca varietas Madura, Salak Kediri, Salak Enrekang, Salak Thailand, Salak Bali, Salak Manonjaya, dan Salak Banjarnegara.

Kemudian, Salak Bajalen, Salak Suwaru, Salak Nglumut, Salak Pondoh Super, Salak Rojoagung, Salak Wedi, Salak Polagedung, Salak Kersikan, Salak Kendalpayak, Salak Kembangarum Sleman, Salak Sleman dan Salak Wates.

“Semua varietas salak ini memiliki beraneka ragam rasa, mulai dari manis, asam, sepat hingga beralkohol. Kemudian buahnya juga ada yang memiliki biji besar dan ada juga yang biji kecil,” sebut dia. (Labib Zamani)

Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

Halaman: 
Penulis : Riana