logo


Awas, Rokok dan Alkohol Bisa Sebabkan Risiko Kanker Mulut!

Ciriciri seseorang yang terkena kanker mulut adalah terjadinya benjolan di jaringan rongga mulut

28 Oktober 2015 00:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu pengusaha besar yang meninggal akibat penyakit kanker mulut adalah Budi Sampoerna, Presiden Komisaris PT HM Sampoerna, perusahaan rokok terbesar dan ternama Sampoerna. Lantas apa penyebab dari penyakit kanker mulut ini?

Menurut drg.Yohana Gowara, SpPM dari RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad Departemen Gigi dan Mulut,  SMF Penyakit Mulut, penyakit kanker mulut biasanya didahului oleh penyakit yang menyerang bagian mulut yang mengenai jaringan lunak di dalam  mulut atau sekitar mulut. “Pada prinsipnya penyakit mulut bisa berbahaya bahkan bisa berubah menjadi penyakit ganas seperti kanker mulut,” jelas dokter yang akrab disapa dokter Ona.

Senada dengan drg. Ona, drg. Kismanto, SpBM dari Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Jakarta mengatakan yang dimaksud kanker pada dasarnya adalah pertumbuhan sel yang tidak normal, tidak mengikuti siklus sel seharusnya dan menyebabkan kerusakan pada jaringan sekitarnya. Ia pun juga menjelaskan bahwa seseorang bisa terserang kanker mulut atau penyakit mulut lainnya itu pasti sangat berhubungan dengan gaya hidup, faktor lingkungan juga faktor genetik pembawa kanker mulut.

Menurut drg. Ona, kanker mulut bisa menyerang bagian manapun dari jaringan rongga mulut, mulai dari bibir, lidah, gusi hingga kerongkongan. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kanker mulut di antaranya kebiasaan merokok (rokok kretek, cerutu dan pipa), rokok tembakau. mengunyah tembakau dan nyirih, mengonsumsi alkohol, tidak menjaga kebersihan mulut, iritasi mulut, infeksi kronis bakteri seperti sifilis atau virus HPV, paparan sinar UV matahari yang berlebihan, serta sariawan yang tak kunjung sembuh dan tak berpindah, orang dengan riwayat keluarga keganasan, orang dengan riwayat memiliki lesi pra kanker di rongga mulut.

Ciri–ciri seseorang yang sudah terkena kanker mulut di antaranya terjadi pembengkakan atau benjolan di jaringan rongga mulut dan tidak menunjukkan tanda–tanda perbaikan lebih dari dua atau tiga minggu. Tanda lainnya bisa berupa bercak putih atau kemerahan namun tidak nyeri, pada perkembangannya dapat memunculkan rasa nyeri yang tajam dan rasa terbakar yang menetap. Selain itu adanya pembengkakan atau luka lecet di daerah rongga mulut, wajah dan leher yang mudah berdarah, menetap dan tidak menunjukkan tanda perbaikan lebih dari dua minggu.

Padahal Rasanya Enak, Nyatanya Daftar Makanan Ini Bisa Sebabkan Kanker

Halaman: 
Penulis : Hasballah