logo


Priyono: Keuntungan Pemburu Rente Impor Minyak Rp 40 Miliar/Hari

Priyono: Keuntungan Pemburu Rente Impor Minyak Rp 40 Miliar/Hari

30 November -0001 00:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Indonesia harus melepaskan ketergantungan pada minyak dan gas alam sebagai satu-satunya sumber energi. Karena, Indonesia bukanlah negara kaya migas.

"Cadangan minyak kita hanya 0,7% cadangan dunia dan gas 1,4% cadangan dunia. Kita perlu menoleh ke sumber energi lain seperti panas bumi," ujar mantan kepala BP Migas (SKK Migas),Raden Priyono di Jakarta, Rabu (18/6).

Menurut Priyono selama ini memang sudah ada road map penggunaan energi lain selain minyak dan gas baik di sektor transportasi maupun kelistrikan. Tetapi tidak diimplementasikan. "Kelihatannya ada sesuatu yang menghalang-halangi," ujarnya merujuk pada para pemburu rente yang mendapat untung dari impor minyak.

Dia mengatakan pada tahun 2012, keuntungan yang diperoleh para pemburu rente dari transaksi impor minyak mencapai Rp 40 miliar sehari. Saat itu, kebutuhan BBM harian di Indonesia mencapai 1,2 juta barel per hari.

Menurutnya, impor memang   tidak bisa dihilangkan secara total. Tetapi sebenarnya bisa dikurangi. "Misalnya, pembangkit listrik jangan pakai minyak tapi pakai gas, geotermal (panas bumi) atau batubara," jelasnya.

Berdasarkan data Statistical Review of World Energy yang dirilis Juni 2013 lalu, total cadangan minyak Indonesia per akhir 2012  mencapai 3,7 miliar barel. Total cadangan minyak dunia mencapai 1.668,9 miliar barel.

Cadangan gas Indonesia berdasarkan data tersebut sebanyak 2,9 triliun kaki kubik. Pada saat yang sama  cadangan gas dunia mencapai 187.3 triliun kaki kubik. (K-4).
 

UU Minerba Menuai Protes Dalam dan Luar Negeri

Halaman: 
Penulis :
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex