logo


Melirik Pesona Keindahan Tanaman Asli Gunung Semeru, Anggrek Selop

Menanam jenis anggrek ini haruslah memiliki tempat naungan yang sejuk

28 Oktober 2015 00:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Bagi Anda yang memiliki hobi mendaki gunung, pasti akan menemukan menjumpai bunga anggrek selop. Tanaman ini memiliki habitat asli yang berada dikawasan Selatan Lereng Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur.

Namun, jika tak sempat mendaki gunung, tanaman cantik ini pun bisa dilihat di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur karena merupakan salah satu tanaman yang dikoleksi di sana. Bagi Anda yang penasaran mengenai bentuk tanaman ini, bisa mengetahuinya dari ciri-ciri yang bisa Anda ketahui. Anggrek Selop memiliki 4 kelopak yang terbagi atas 2 kelopak utama, serta memiliki dua kelopak samping dan 1 labelium.

Sekilas penampilan Anggrek Selop menyerupai tanaman kantong semar, dan hal inilah yang menjadi daya tarik serta letak keunikan Anggrek Selop dibandingkan jenis anggrek lainnya.

Untuk bentuknya sendiri Anggrek Selop memiliki ukuran bunga sekitar 7,5 cm, dengan kelopak punggungnya sekitar 3cm yang memiliki warna hijau biru keputihan. Selain itu kelopak samping tanaman ini memiliki panjang 5cm, dan labeliumnya sendiri berukuran 4,5cm dan memiliki corak totol-totol dan berwarna ungu. Daun tanaman ini bisa dikatakan memiliki ukuran yang lumayan panjang, yakni sekitar 30 cm dengan ukuran batangnya yang bisa mencapai hingga 45 cm.

Tanaman hias yang termasuk ke dalam genus Paphiopedilum ini, dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama The Shiney Green Leaf Paphiopedilum dan Tropical Ladys-Slipper. Para kolektor luar negeri menyukai jenis anggrek ini untuk dijadikan indukan anggrek hibidra. Tak hanya itu saja, tanaman ini pun cukup populer sebagai tanaman ornamental.

Menurut seorang pedagang Anggrek Nurul Rusniawati, pemilik Nungky Orchids di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, negara-negara kolektor peminat anggrek selop ini antara lain Jerman, Belanda, Inggris, Amerika Serikat,Taiwan, Thailand dan Jepang.

Lebih lanjut, untuk menanam jenis anggrek ini haruslah memiliki tempat naungan yang sejuk. Genus paphiopedilum, dalam hal ini adalah anggrek selop termasuk jenis anggrek teretris yakni anggrek yang dapat hidup dengan media tanamnya adalah tanah.

“Selain tanah, juga bisa menggunakan arang,” tuturnya.

Cara menanamnya, seperti diungkapkan oleh Nurul bisa langsung ditancapkan atau bisa juga ditanam ke dalam pot namun harus terlindung oleh pepohonan yang besar. Selain itu, waktu ideal untuk menyiram tanaman ini adalah saat menjelang sore hari.

“Kalau disiram di malam hari sebenarnya tidak dianjurkan, karena pada waktu tersebut tingkat kelembaban udara cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan potensi tumbuhnya bakteri ataupun jamur,” tutup Nurul mengakhiri perbincangan.

Ternyata Hewan 'Penghisap Darah' Manusia Ini Takut dengan Bunga Mungil yang Indah

Halaman: 
Penulis : Hartati, Hasballah