logo


32 Desa di Sumenep Belum Menikmati Listrik

Dari 32 desa itu, sekitar 1.791 rumah tangga masih belum menikmati aliran listrik.

27 Oktober 2015 17:32 WIB

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, JITUNEWS.COM - Program kelistrikan masih menjadi masalah di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, sebanyak 32 desa atau sekitar 1.791 rumah tangga masih belum menikmati aliran listrik, khususnya yang ada di wilayah kepulauan.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah menyetujui anggaran sebesar Rp 33 miliar untuk pengembangan kelistrikan di Kecamatan atau Pulau Raas pada tahun 2015 ini.

"Tidak hanya itu, kami juga mengganggarkan pengembangan kelistrikan di Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting senilai Rp 17 miliar," ungkap Juhari kepada wartawan, Madura, Selasa (27/10).


Siapkan Kebutuhan Listrik Masa Depan, Transformasi PLN 'Power Beyond Generations'

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar pembangunan proyek kelistrikan di daerahnya terus berjalan. Namun, Juhari melanjutkan, pihaknya akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

"Pengembangan kelistrikan menjadi program utama. Karena menjadi pemicu terhadap laju perekonomian masyarakat setempat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumenep Abdul Kahir membenarkan, bahwa di wilayah Kabupaten Sumenep ada sebanyak 32 desa yang belum teraliri listrik dan mayoritas desa tersebut berada di kepulauan.

"Seperti di Kecamatan Kangayan Pulau Kangean, untuk wilayah daratan bisa dipastikan semua desa sudah teraliri listrik," pungkas Kahir.

Kahir menambahkan, belum teralirinya listrik di beberapa daerah tersebut disebabkan tidak adanya jaringan listrik. Selain itu, lokasi kepulauan sangat sulit untuk dijangkau.

"Jadi ini juga menjadi permasalahan dan harus memerlukan terobosan baru, seperti pengadaan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) dan juga PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)," tutupnya. (TASYA)

PLN Akan Gratiskan Listrik bagi Pelanggan Bisnis Kecil dan Industri Kecil Selama 6 Bulan

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin