logo


Menuai Laba Menggiurkan dari Apron Menyusui Berbagai Motif Lucu

Rata-rata omset yang diraih bisa mencapai Rp 5.000.000 sampai Rp 10.000.000 per bulan

27 Oktober 2015 00:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Para ibu menyusui biasanya memiliki kendala ketika harus menyusui anaknya di tempat umum tanpa ada ruang khusus menyusui. Melihat fenomena ini, tidak sedikit pelaku usaha yang memiliki pengalaman serupa berinovasi dengan membuat apron trendi untuk menyusui di area publik.

Pelaku usaha yang membuat apron trendi ini adalah Sheila pemilik sosial media instagram @mommycutbedding. Pemilik nama lengkap Cut Sheila ini memiliki ide bisnis apron menyusui karena pengalaman pribadinya yang sangat susah mencari apron menyusui bayi. Sheila pun mencobanya sendiri dan memasarkan kepada teman-teman terdekatnya dan hasilnya pun sangat memuaskan karena laris manis.

"Saya pernah punya pengalaman les jahit dan coba-coba belajar secara otodidak membuat apron menyusui. Dan dari situlah ternyata saya berhasil,"ungkap wanita asal Bekasi, Jawa Barat ini.

Sheila pun membuat apron menyusui dengan motif yang chic dan vintage seperti motif bunga, polkadot, tribal dan lain-lain. Dengan banyaknya pilihan motif, membuat para ibu-ibu muda bisa memilih dan menggunakannya serta terlihat trendi.

Sheila mengaku proses pembuatannya memakan waktu satu minggu sampai dua minggu. Bahan yang digunakan adalah katun Jepang yang halus, sehingga nyaman jika bersentehuan dengan kulit bayi. Apron ini akan melindungi seluruh tubuh bagian depan ibu dan bayi. Harga jual per unit seharga Rp 90.000. Sheila mengaku bisa meraup omzet sekitar Rp 5.000.000 dalam sebulan. Sampai saat ini pemesanan datang sebagian besar berasal wilayah Jabodetabek.

Selain Sheila, pengusaha lainnya yang sama adalah Ajeng. Menurut pemilik nama lengkap Ajeng Sindi ini apron menyusui sudah menjadi salah satu benda penting dan sangat wajib dibawa oleh ibu menyusui ketika berpergian.

"Saat ini banyak ibu-ibu menyusui yang membawa bayinya berpergian ke mal atau ke acara-acara keluarga. Apalagi sekarang belum banyak tempat yang menyediakan tempat khusus bayi. Jadi aktivitas menyusui kadang suka merepotkan. Nah, apron sangat berguna bagi mereka yang ingin menyusui dimana saja dan kapan saja,"papar Ajeng.

Bahan baku yang digunakan Ajeng adalah bahan katun dan bahan kaus. Harga jualnya per unit Rp 75.000. Kata Ajeng, jika konsumen memberli dalam jumlah yang banyak, ia memberikan harga spesial.

Dalam satu bulan, Ajeng mengaku bisa meraup omset rata-rata Rp 9.000.000 sampai Rp 11.000.000. Untuk berjualan, Ajeng memilih berbagai market place seperti Olx, Bukalapak dan Tokopedia agar promosi lebih luas dan bisa menjangkau seluruh kota di Indonesia. Dengan pemasaran tersebut, Ajeng mendapatkan pesanan dari kota-kota besar setiap pulau. Ajeng pernah melakukan pengiriman dari Sumatera sampai ke wilayah timur Indonesia.

5 Peluang Usaha Bagi Kamu yang Gila Internet

Halaman: 
Penulis : Suciati, Hasballah