logo


BPBD Sampang, Perpanjang Status Darurat Kekeringan

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Anang Joenaidi

22 Oktober 2015 14:21 WIB

Ilustrasi kekeringan. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kekeringan. (Foto: Istimewa)

SAMPANG, JITUNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memperpanjang masa status darurat kekeringan. "Sebelumnya, status darurat kekeringan kami tetapkan berakhir 15 Oktober 2015, kali ini diperpanjang hingga 30 November 2015," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Anang Joenaidi, Rabu (21/10).

Diperpanjangnya status darurat kekeringan, kata Anang, karena musim kemarau masih berlangsung. "Kami juga mengacu pada surat edaran dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG). Musim kemarau diperkirakan akan terus terjadi hingga bulan November yang akan datang," ungkapnya.

Anang pun menjelaskan bahwa dengan diperpanjangnya status darurat kekeringan, pihaknya akan kembali mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim), untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa yang terkena dampak kekeringan.


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

"Kami mengajukan anggaran lagi ke Provinsi sebesar Rp 150 juta dan musim kemarau yang hingga saat ini masih berlangsung, berimbas pada 66 desa di Sampang yang mengalami kekering dalam tahap kritis," pungkasnya (Miftah)

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro