logo


Larangan Ekspor Ore Dicabut, Antam Siap Tingkatkan Kas Negara

Pasalnya, cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kas negara membutuhkan waktu lama.

21 Oktober 2015 17:32 WIB

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Aneka Tambang/Antam (Persero) Tbk meminta, kepada Komisi VII DPR RI dan Pemerintah untuk mendapatkan kelonggaran dalam ekspor nikel.

Direktur Utama Antam, Teddy Badrudjaman mengungkapkan, bahwa usulan ini disampaikan guna menindaklanjuti penurunan sumbangan Antam kepada Negara karena penerapan pelarangan tersebut.

"Kami baru sampaikan ke komisi VII dulu. Kan tadi ditanya penurunan sumbangan kepada Negara. Dari ore saja tadi sampai 1 triliun menyumbang. kenapa bisa turun begini? sumbernya dari itu," ungkap Teddy kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (21/10).


Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

Teddy mengatakan, jika usulan pencabutan pelarangan ekspor ini dikabulkan, maka penerimaan Negara akan naik. Sebab, Teddy melanjutkan, yang terjadi saat ini adalah sumbangan kepada Negara terus menurun dari sektor mineral dan batu bara (minerba) karena adanya pelarangan tersebut.

"Kalau begini kan, bila itu diberikan akan naik sumbangan ke Negara. Bukan soal izin ekspornya tapi sumbangan ke Negaranya. Jangan diputar balik," tegas Teddy.

Pasalnya, menurut Teddy, DPR meminta Antam untuk mengambil langkah-langkah strategis guna meningkatkan penerimaan Negara yang turun secara drastis di tahun 2014 dan 2015 ini. Terkait hal tersebut Antam menyanggupi bisa mengembalikan penerimaan Negara dengan cepat, asal pelarangan ekspor tersebut dicabut.

"Kan tadi ditanya yang bisa cepat apa. ya itu tadi. Kalau pembangunan pabrik-pabrik, tapi kan lama. Mau bisa dari mana lagi coba," tutupnya.

Penjualan dan Produksi Batu Bara PT Bukit Asam Naik 14%

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex