logo


Yuk, Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik

Daripada dibuang, ada baiknya manfaatkan sampah organik menjadi pupuk

13 Oktober 2015 10:41 WIB

Pupuk organik. (Ist)
Pupuk organik. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anda memiliki lahan bercocok tanam di rumah? Jika iya, tengoklah sejenak ke bak sampah yang berada di dapur Anda. Kenapa? Sebab, ada beberapa sampah dapur yang bisa diolah menjadi pupuk lho. Misalnya saja, seperti sisa potongan sayur dan buah-buahan. Nah, sampah-sampah organik tersebut merupakan jenis sampah yang mudah terurai, sehingga sangat baik jika diolah menjadi pupuk.   

Pertanyaan selanjutnya yang muncul pasti bagaimana cara mengolahnya. Jangan khawatir! Berikut ini, tahapan-tahapan mengolah sampah organik menjadi pupuk, dikutip liputan6.  

Langkah pertama, kumpulakan sampah-sampah sisa rumah tangga Anda. Pastikan sampah telah dipisahkan antara yang organik dan non-organik. Sampah yang akan digunakan untuk membuat pupuk adalah sampah organik. Untuk sampah sayuran, gunakan sayur yang belum melalui proses pemasakan.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Langkah kedua, cincang sampah organik dengan ukuran 1-2cm, kemudian masukkan ke dalam ember besar. Diamkan sampah hingga membusuk. Untuk mempercepat proses pembusukannya, Anda bisa menggunakan larutan EM4. Larutan ini dapat Anda beli di berbagai toko yang menjual keperluan bercocok tanam.

Langkah ketiga, tutup rapat ember yang berisi sampah organik. Tambahkan larutan pembusuk setiap kali Anda memasukkan sampah baru ke dalam ember. Letakkan di tempat yang teduh. Selanjutnya, aduk ember secara rutin setiap 3 hari sekali, agar campurannya merata. Diamkan sampah organik tersebut kurang lebih 2 minggu, hingga terjadi proses komposting. Nantinya, akan terdapat dua jenis pupuk, pupuk cair dan pupuk padat.

Langkah terakhir, sebelum digunakan sebagai pupuk atau media tanam, kompos yang padat harus terlebih dahulu dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Sementara untuk yang cair bisa langsung digunakan pada tanaman. Cairan kompos dicampur dengan air dengan perbandingan 1:5. Jika cairan kompos mengeluarkan bau yang tidak sedap bisa dicampurkan dengan kapur sirih yang telah dilarutkan dengan air. Selamat mencoba...

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro