logo


El Nino Justru Membawa Berkah Pengusaha Ikan Asin

Ikan asin yang dikeringkan dengan cara dijemur justru membuat ikan itu cepat kering

12 Oktober 2015 15:41 WIB

Aktifitas menjemur ikan asin. (Dok.kkp)
Aktifitas menjemur ikan asin. (Dok.kkp)

SUMENEP, JITUNEWS.COM - Kemarau panjang akibat El Nino tidak selamanya memberikan dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat. Justru El Nino membawa keberuntungan bagi para pengusaha ikan asin di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Salah seorang pengusaha ikan asin, Zuhdi, asal Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Sumenep, mengatakan, bahwa musim kemarau tahun ini sangat mendukung bagi pengusaha ikan asin. Sebab, ikan asin yang dikeringkan dengan cara dijemur justru membuat ikan itu cepat kering.

"Proses pengeringan ikan asin biasanya membutuhkan waktu 1 minggu, pada musim kemarau ini hanya membutuhkan waktu 3 hari,” papar Zuhdi, Senin (12/10).

Dijelaskan Zuhdi, untuk harga ikan asin yang sudah dikeringkan sangat bervariasi tergantung pada jenis ikannya.

“Harganya dari Rp15 ribu hingga Rp 35 ribu dalam kemasan 1 kilogram dan yang paling mahal ikan teri kering seharga Rp 37 ribu per kilogram,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk permintaan ikan asin di pasaran saat ini cenderung relatif normal dan belum ada peningkatan. Sebab, ikan asing yang banyak dikonsumsi masyarakat justru di kala cuaca sedang ekstrim.

“Orang yang beli biasanya langsung datang ke sini dan selain itu saya juga menjual ke pasar,” pungkasnya.

|Tasya|

Terkait Temuan Cacing, BPOM Telah Lakukan Ini

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya