logo


Iran Masih Diembargo, Menteri ESDM: Kerja Sama Tetap Jalan

Meskipun Iran masih terkena embargo, namun kerja sama dengan Indonesia akan tetap berjalan.

12 Oktober 2015 14:48 WIB

Menteri ESDM Sudirman Said. (dok. Jitunews)
Menteri ESDM Sudirman Said. (dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia meyakini, bahwa kerja sama dengan pihak Pemerintah Iran terkait jaminan pasokan minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan berjalan lancar meskipun saat ini Iran tengah di Embargo oleh Amerika Serikat (AS).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengungkapkan, bahwa kerja sama tersebut juga akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan yang akan dilakukan pekan ini. Termasuk di dalamnya pembahasan kerja sama mengenai gas, aspal dan investasi ketenagalistrikan.

"Mereka menawarkan gas yang sangat baik untuk industri pupuk kita. Kemudian kemungkinan juga memasok aspal. Kita butuh aspal dalam jumlah besar. Dan aspal mereka sangat baik. Mereka juga tertarik masuk investasi ketenagalistrikan," ungkap Sudirman di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/10).


Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Menteri ESDM Minta Inovasi EBT Ditingkatkan

Sudirman menjelaskan, Pemerintah juga tidak mengambil pusing atas embargo AS terhadap Iran saat ini. Pasalnya, Negara lain juga sedang bersiap bekerjasama dengan Iran, setelah embargo dibuka.

"Kami menyadari mendapat satu guidance dari Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) masalah embargo ini belum selesai seluruhnya. Tapi sambil mereka mengurus politiknya, kita memberikan gesture kita serius kerja sama dengan mereka. Apalagi banyak Negara lain yang sudah siap siap masuk Iran. Jadi kita jangan mau kalah," tutup Sudirman.

Dekatkan Akses Energi ke Masyarakat Pedesaan, Pertamina Resmikan Pertashop Sirnajaya

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin