logo


PKB Sebut Bencana Asap di Riau Mirip Genosida

Sulitnya mendapatkan oksigen, maka sekolah-sekolah diliburkan. Bahkan jadwal penerbangan ditiadakan

6 Oktober 2015 00:00 WIB

Kabut asap di Riau.(Dok.rmo)
Kabut asap di Riau.(Dok.rmo)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kondisi bencana asap kian memburuk membungkus Riau hari ini, Selasa (6/10). Kian sulitnya mendapatkan oksigen, maka sekolah-sekolah diliburkan. Bahkan jadwal penerbangan pun ditiadakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edi dalam sebuah keterangan pers. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta untuk mendoakan masyarakat Riau dari bencana asap yang kian pekat empat kali lipat.

"Mohon doanya saudara sebangsa setanah air. Riau kian diselimuti asap pekat, bahkan empat kali lipat dari biasanya. No electrik, no school, no flight, no oxygen," ungkap anggota dewan itu yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Riau.

Saking parahnya Riau, Lukman mengibaratkan kondisi tersebut seperti halnya Genosida. Genosida sendiri ialah istilah yang dilontarkan pengacara Yahudi Polandia pada 1944, Raphael Lemkin untuk menggambarkan kebijakan pembantaian sistematis Nazi, dalam membinasakan kaum Yahudi Eropa.

Lukman juga mengkritisi terkait kebijakan pemberian masker kue kapada masyarakat. Padahal masker tersebut jauh dari standar untuk situasi bencana dengan status tanggap darurat.

Selain itu, politisi bertubuh gempal ini menyebutkan bahwa kualitas udara di Riau lebih dari sekedar berbahaya, melainkan sudah pada tahap merusak hingga membunuh.

Buka Peluang Koalisi dengan PKS, PKB: Kami Tidak Ingin Dengar yang Terluka Gara-gara Politik

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan
 
×
×