logo


Wow, Wanita Ini Sulap Kulit Pisang Jadi 'Anggur'

Untuk membuat minuman ini ada beberapa tahap yang harus dilewati

5 Oktober 2015 15:01 WIB


KEFAMENANU, JITUNEWS.COM- Kebanyakan orang seringkali, setelah memakan buah pisang, membuang kulitnya. Mereka mengira, kulit dari buah pisang tak banyak memiliki manfaat, selain sebagai bahan makan ternak. Namun inovasi hebat dilakukan oleh Maria Lake. Ia memanfaatkan kulit pisang dan sukses mengubahnya menjadi minuman "anggur" pisang.

Saat ditemui jitunews, senin (5/10) di kediamannya yang berada di Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maria mengatakan, kulit pisang yang dipandang tak bermanfaat oleh banyak orang, melalui tangan terampil ternyata bisa diolah menjadi bahan pokok pembuat "anggur" pisang.

Untuk membuat anggur pisang, lanjut Maria, dibutuhkan beberapa bahan. Selain kulit pisang, bahan lainnya adalah kecambah, gula pasir, asam sitrat, dan ragi roti. "Bahan untuk membuat anggur pisang ini adalah kulit pisang, kecambah, gula pasir, asam sitrat dan ragi roti," tutur Maria yang mengaku mendapat pelatihan dari Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna-LIPI.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Adapum cara pembuatannya, kulit pisang diiris kecil-kecil, lalu dimasukan ke dalam panci berisi air, kemudian dimasak selama satu jam sampai airnya mendidih. Setelah itu, air rebusan disaring untuk mendapatkan sari kulit pisang. Dari sari yang masih panas tersebut, larutkan gula pasir dan asam sitrat, sebelum dimasukan ke dalam jerigen 20 liter untuk didinginkan pada suhu kamar.

Kemudian di wadah terpisah, kecambah dimasak bersama dengan 2 liter air, lalu saring untuk mendapatkan sari kecambah. Langkah selanjutnya, larutkan juga ragi roti dalam sari kecambah tersebut, sebelum disimpan dalam jerigen 5 liter. Keesokan harinya, campurkan sari kecambah dengan sari kulit pisang ke dalam jerigen, lalu difermentasi selama 30 hari. Setelah proses fermentasi selesai, "anggur" pisang pun siap dikonsumsi. (Yosef Serano Korbaffo)

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro