logo


Meski Terbilang Limbah, Ternyata Onggok Bisa Dimanfaatkan Jadi Pakan Ternak Lho!

Sebelum diberikan ke ternak, onggok dikeringkan dulu untuk menghilangkan bau busuk yang menyengat

2 Oktober 2015 10:12 WIB


LAMPUNG, JITUNEWS.COM - Salah satu jenis industri yang cukup banyak menghasilkan limbah adalah pabrik pengolahan tepung tapioka. Dari proses pengolahan singkong menjadi tepung tapioka, dihasilkan limbah sekitar 2/3 bagian atau sekitar 75% dari bahan mentahnya. Dimana limbah tersebut berupa limbah padat yang biasa disebut onggok (ampas singkong).

Melihat potensi onggok tersebut, sejumlah warga di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung pun akhirnya memanfaatkan tersebut untuk pakan ternak sapi.

Menurut Tono, salah satu warga Mesuji, ampas singkong tersebut merupakan pakan ternak yang paling mudah didapat dengan harga murah dibandingkan pakan jenis lain seperti bekatul. Selain itu, meski terbilang limbah, onggok masih memiliki kandungan karbohidrat sebagai sumber energi, nilai gizi, protein, lemak, dan air yang tinggi. Oleh karena itu, onggok memang cocok menjadi pakan hewan ternak. Apalagi, ternak yang diberi asupan onggok cenderung lebih gemuk, sehat, dan bobot badannya lebih berat

"Ampas ini nantinya akan dicampur dengan rumput agar ternak sapi tidak merasa bosan dengan menu makan tersebut atau dicampur bekatul dari penggilingan setempat," kata dia seperti dilansir antaranews.

Dia menerangkan, sebelum diberikan kepada ternak, ampas singkong dikeringkan terlebih dahulu hingga beberapa hari untuk menghilangkan bau busuk yang menyengat.

"Adanya perusahaan industri yang mengolah singkong membantu penduduk untuk mengembangkan sektor peternakan sapi daerah itu," kata dia.

Dedek, pengumpul ampas singkong di daerah yang sama, mengatakan, ampas tersebut didatangkan dari sejumlah perusahaan pengolah singkong di Kabupaten Mesuji.

Ampas tersebut didatangkan dalam jumlah besar untuk memenuhi perusahaan penggemukan sapi yang dikirim ke Jakarta. Dia mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan perusahaan penggemukan sapi itu, perlu dilakukan penjemuran bahan onggok setiap hari sehingga siap kirim ke sejumlah perusahaan di Jakarta.

Dia menambahkan, ampas singkong yang telah dikeringkan tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan perusahaan ternak sapi di luar daerah dalam jumlah besar.

Namun, untuk sementara waktu ini sejumlah pengusaha ampas singkong terkendala proses penjemuran karena curah hujan masih berlangsung daerah itu.

Wow, Ternyata Anjing Dapat Mengendus Kanker Lho!

Halaman: 
Penulis : Riana