logo


Hhmm.. Nikmatnya Rawon Tutup Dengkul Paling Tersohor di Malang

Harga per porsi menu ini adalah Rp 37.000 yang cukup dimakan untuk 2 orang

29 September 2015 14:40 WIB


MALANG, JITUNEWS.COM - Selain Soto Lombok, kuliner legendaris yang juga terkenal di Malang adalah Rawon Nguling yang terletak di Jl. KH Zainul Arifin, 6 Km dari Jalan Lombok. Sejatinya warung ini telah berdiri sejak tahun 1960-an di Daerah Nguling, dekat perbatasan Malang-Pasuruan. Namun, warung ini baru membuka cabang di Malang di tahun 1983.

Yang menjadi menu andalan di warung ini adalah Rawon Tutup Dengkul. Rawon di sini berbeda karena kuahnya tidak dominan warna hitam tetapi warna kuning kehitaman. Kuah ini dibuat dari campuran kaldu daging yang dibumbui dengan keluwek, kemiri, daun jeruk, daun salam, sereh, dan bawang merah yang dimasak kira-kira 1 jam hingga matang. Kuah kaldu ini dibuat dari rebusan daging sapi beserta tutup dengkul sapi (tempurung dengkul sapi) yang direbus selama 3 jam hingga empuk.

Saat disajikan, rawon ini selalu ditemani dengan sambal serta tauge pendek. Tauge pendek mempunyai rasa yang lebih manis dibanding dengan tauge yang panjang sehingga rasa rawon semakin meriah. Ketika dimakan, semburat gurih langsung terasa dalam gelimang kuah rawon yang kehitaman. Rasa daging tutup dengkul pun sangat gurih yang menandakan bumbu sangat meresap ke dalam masakan. Adapun tekstur daging pun empuk dan tidak alot, yang membuat mulut tidak perlu ngotot saat memakannya.

Proses menyantap akan makin asyik jika Anda mengerogoti daging tutup dengkul yang masih menempel ditulangnya karena membuat suara yang khas saat menyantapnya. Srupuutt!!. Harga per porsi menu ini adalah Rp 37.000 yang cukup dimakan untuk 2 orang.

Menu lain di tempat ini adalah Nasi Gule, Rawon Daging, Rawon Paru, Rawon Limpa, dan aneka gorengan jeroan. Kisaran harga berkisar dari Rp 14.000 sampai 37.000. Warung yang mempunyai kapasitas 50 orang ini buka tiap hari mulaiĀ  pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Jangan Asal Pakai, Begini Cara Pilih Daging Sapi untuk Rendang: Lembut Namun Tidak Hancur

Halaman: 
Penulis : Hasballah