logo


Intip Cara Merawat Bonsai Agar Tumbuh Sehat dan Tetap Memukau

Usia bonsai pun bisa relatif panjang, asalkan dirawat dengan telaten

25 September 2015 14:15 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Jika Anda merupakan seseorang yang kurang menyukai tanaman hias berukuran tinggi untuk dijadikan penghias rumah, tak ada salahnya untuk melirik tanaman mini yang satu ini. Yap, tanaman mini yang dimaksud adalah bonsai. Bonsai merupakan tanaman yang sengaja dikerdilkan sebagai miniatur pohon yang besar yang tumbuh di alam bebas.

Seni membonsai tanaman awalnya memang terkenal di negeri Sakura, dan berkembang hingga ke Indonesia. Menurut Dodi, salah satu penjaga stand nursery Bonsai di pameran Flora & Fauna 2015 yang berlokasi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat . Pada umumnya semua tanaman hias bisa dijadikan bonsai, namun karakteristik utama dalam membonsai adalah berdaun kecil dan memiliki batang yang keras.

Tanaman hias yang akan dijadikan bonsai, harus melalui serangkaian teknik pembentukan mulai dari pemotongan serta pemangkasan tanaman, pengawatan (pembentukan cabang serta dahan pohon dengan melilitkan kawat atau membengkokkannya dengan ikatan kawat )

Menurutnya ada beberapa model atau gaya yang bisa ditemui dalam bonsai seperti gaya miring, tegak lurus, tegak berliku, gaya setengah menggantung dan gaya menggantung. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda tergantung dari tingkat kerumitan dan bentuk-bentuk kaki, akar-akar yang menonjol dan rantingnya. Ia pun menuturkan harga bonsai yang ada disini berkisar mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta.

Usia bonsai pun bisa relatif panjang, asalkan dirawat dengan telaten. Seperti contohnya, ia menunjuk sebuah pohon beringin bonsai yang memiliki tampilan berdaun lebat dengan akar-akarnya yang menonjol kepada JITUNEWS.  “Itu beringin bonsai sudah berusia 25 tahun lho mba,” pungkasnya.

Dengan harga yang terbilang fantastis, memang sayang sekali jika tanaman hias bonsai yang sudah dibeli tidak dirawat dengan telaten. Dodi pun sering memberikan saran kepada pembelinya yang masih awam tentang perawatan bonsai seperti harus selalu menyiram bonsai minimal 2 kali dalam sehari, mengganti media potnya selama setahun sekali dengan media tanamnya berasal dari campuran pasir malang, tanah dan humus dengan perbandingan 1:1:1, tapi menurutnya campuran tersebut tidak berlaku semua untuk jenis tanaman bonsai.

“Kalau misal untuk jenis cemara, biasanya perbandingan campuran lebih banyak ke pasir dari pada humusnya yakni 3:2 lah,” Kata Dodi. Lanjutnya lagi, ia pun menyarankan untuk menempatkan bonsai kedalam sebuah pot yang memiliki lubang dipermukaan bawahnya.

“Biar kalau di siram ke pohon bonsainya, airnya langsung turun kebawah jadi tidak menggenang di dalam pot,” sarannya diujung perbincangan.

Agar Tumbuh Menarik, Ini Faktor Penting yang Harus Diperhatikan dalam Merawat Anthurium

Halaman: 
Penulis : Hartati, Hasballah