logo


Menteri ESDM Apresiasi Perbaikan PLTP Wayang Windu

'Kesigapan karyawan menunjukan kemampuan Indonesia menangani teknologi panas bumi'

23 September 2015 17:33 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Star Energy dan PT Pertamina Geothermal Energy telah melakukan perbaikan fasilitas pipa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat (Jabat) dalam waktu tiga bulan.

Hal itu membuat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku, senang dan mengapresiasi kesigapan para pegawai kedua perusahaan tersebut. "Kesigapan karyawan yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Wayang Windu menunjukan kemampuan putra-putra Indonesia dalam menangani teknologi panas bumi. Ini tentunya pantas kita banggakan," ungkap Sudirman kepada wartawan saat ditemui di Bandung beberapa waktu lalu, Jawa Barat.

Ia mengatakan, Pemerintah sangat serius dalam mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Hal itu agar Indonesia tidak bergantung pada energi fosil. Selain itu, Pemerintah akan menetapkan harga yang lebih menarik di sektor EBT untuk para investor.


24 Pembangkit EBT Beroperasi di Semester I 2020, Kementerian ESDM: Kapasitasnya 345,08 MW

"Kami terus memperbaiki sistem harga yang diharapkan bisa mendorong perkembangan energi baru dan terbarukan. Termasuk untuk panas bumi pemerintah akan menetapkan harga baru yang lebih menarik," pungkasnya.

Selain itu, Sudirman meminta, kepada manajemen Star Energy untuk membantu masyarakat sekitar melalui program kerja sama tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pendidikan dan kesehatan.

"Daripada dana CSR menyebar ke mana-mana, lebih baik dipakai untuk membangun satu sekolah yang bagus agar masyarakat Pangalengan bisa terangkat kualitasnya," ujar Sudirman.

Seperti diketahui, PLTP Wayang Windu yang sudah beroperasi 88% dari kapasitas normal 227 Megawatt (MW) ini sempat terhenti tiga bulan setelah musibah ledakan akibat longsor terjadi Mei 2015 lalu, mulai awal September kemarin pembangkit listrik yang ramah lingkungan ini sudah kembali beroperasi.

Kabar Baik! Harga ICP Minyak Mentah Indonesia Capai US$ 63,50 per Barel

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin