logo


Dampak El Nino, 62 Hektar Tanaman Padi di Bangkalan Puso

Dampak cuaca El Nino banyak dirasakan oleh para petani di Bangkalan

23 September 2015 14:00 WIB

Abd Razak, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bangkalan. (Dok. Jitunews)
Abd Razak, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bangkalan. (Dok. Jitunews)

BANGKALAN, JITUNEWS.COM - Dampak El Nino di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian terlantar dan puluhan hektar tanaman padi posu alias gagal panen.

"Dampak cuaca El Nino banyak dirasakan oleh para petani di Bangkalan, dimana kami mencatat sedikitnya ada 62 hektar tanaman padi gagal panen yang diakibatkan kekurangan air," kata Abd Razak, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) ketika ditemui, Rabu (23/9).

Dijelaskan Razak, 62 hektar tanaman padi tersebut ada di wilayah Kecamatan Blega, Kwanyar, Burneh dan Socah.

"Semenatara untuk lahan pertanian tegalan yang ada di wilayah kecamatan Klampis, Kokop, Geger, Tanjung Bumi dan Arosbaya serta Kecamatan Sepuluh selama musim kemarau ini terlantar para petani tidak bisa menggarapnya karena tidak ada air," ujarnya.

Disinggung apakah ada tanaman khusus untuk petani ketika menghadapi musim kemarau, Razak menjelaskan, jika sudah terkendala dengan pasokan air ke lahan pertanian tidak ada, tanaman apapun tidak bisa hidup.

"Meskipun di ganti umbi-umbian atau singkong jika sudah kemarau seperti ini semua tanaman pertanian akan gagal panen, karena yang paling utama untuk pertanian adalah air," pungkasnya. (TASYA)

Prajurit TNI Bersama Masyarakat Tanam Padi Serempak di Sulawesi

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid