logo


Tips Jitu Menanam dan Merawat, Tanaman Hias Tulip

Perlu diingat, benih bunga tulip hanya bisa berkecambah jika terkena suhu udara dingin.

21 September 2015 13:12 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tanaman ini dikenal sebagai ikon tumbuhan di Negara kincir angin, Belanda namun aslinya habitat tanaman yang memiliki warna warni cantik ini berasal dari Turki. Yap, tanaman yang dimaksud adalah Tulip. Tulip memang memiliki pesona yang bisa membuat semua orang, terutama kalangan penghobiis tanaman hias kepincut untuk menanamnya.

Tanaman ini memang biasa tumbuh di negara beriklim subtropis seperti di Eropa yang biasa memiliki suhu harian rata-rata 16 derajat Celcius. Namun, kalau kita tertarik untuk menanam tanaman ini di Indonesia yang notabene beriklim tropis apakah dapat tumbuh? Pertanyaan menarik ini ternyata mendapat jawaban, bahwa tulip bisa tumbuh di Indonesia. Dengan catatan harus disesuaikan dengan suhu tempatnya berasal.

Salah seorang penghobi tanaman hias dan juga sukses menanam bunga tulip di rumahnya yang terletak dikawasan Lembang, Bandung –Jawa Barat adalah Teguh Yuono. Teguh, sapaan akrabnya menyarankan saat menanam tanaman ini haruslah didataran tinggi atau minimal dikaki gunung agar bisa tumbuh. “Kalau ditanam di daratan rendah dengan suhu udara tinggi, tanaman tulip tidak akan berbunga apalagi tumbuh,” ungkapnya

Ia pun membagi tips jitu bagi siapa pun yang tertarik untuk menanam tulip, asalkan memiliki tempat tinggal di dataran tinggi atau di kaki gunung agar tulip bisa tumbuh dan berbunga cantik. Mulai dari tata cara menanam hingga perawatannya. Tertarik ingin mencoba? Simak ulasannya berikut ini.

1. Siapkan benih tulip
Langkah awal untuk menanam tulip adalah menyiapkan benihnya. Benih yang bagus memang berasal dari negri asalnya, yakni Belanda. Ia pun menuturkan pada saat itu ada temannya yang sedang berlibur ke sana, jadi ia pun menitip pada temannya tersebut. Namun menurut informasinya, benih tulip juga dapat dibeli di toko tanaman hias online. Jadi Anda tak perlu bingung untuk memperolehnya bukan?

Setelah benih disiapkan, letakkan ke dalam baskom yang berisi air dingin dan disimpan terlebih dahulu di lemari pendingin selama kurang lebih dua minggu atau hingga tunas tumbuh hampir 1 cm. Perlu diketahui, benih bunga tulip hanya bisa berkecambah jika terkena suhu udara dingin.

2. Media tanam harus disiapkan
Benih bunga tulip ternyata menyukai tempat bersuhu rendah, namun tanaman ini tidak bisa hidup di permukaan tanah yang lembab. Jadi Anda harus betul-betul memperhatikan porositas tanah dan drainasenya. Teguh pun mengungkapkan ada 4 tahapan yang harus diperhatikan saat menyediakan media tanam untuk tulip

“Pertama, lapisan bawah media tanam bisa diisi oleh kerikil setebal 3 cm, kedua pada lapisan tengahnya diisi oleh campuran tanah, kompos dan pasir setebal 25 cm, ketiga pada lapisan atasnya menggunakan pasir kasar kira-kira setebal 1 cm. Nah, jika sudah selesai media tanam ini bisa diletakkan kedalam pot,” terangnya panjang lebar

3. Cara menanam
Jika sudah selesai mempersiapkan media tanam, langkah terakhir Anda bisa segera menanamnya. Cara menanamnya pun dapat Anda pilih, mau langsung dipekarangan (tanpa pot),  atau menggunakan pot. Untuk menanam tulip tanpa pot, Anda bisa memberi jarak sekitar  12-15 cm x 12-15 cm dengan lubang tanam sedalam 15 cm. sedangkan kalau Anda menggunakan pot letakkan satu kecambah dalam satu pot saja. hal yang menjadi catatan penting adalah ketika menanam letakkan kecambah, agar calon tunas akarnya menghadap kebawah sedangkan calon batangnya menghadap keatas. Jangan sampai terbalik yah. Usahakan benih tanaman tulip disiram air terus sewaktu musim kemarau, sedangkan saat musim penghujan tulip harus tetap mendapatkan sinar matahari.

4. Perawatan
Untuk memberi nutrisi, Teguh menyarankan untuk memberikan pupuk kandang atau pupuk mutiara. Ia menyarankan untuk memberikannya secara bertahap minimal dalam takaran 2 sendok makan saja pada tiap tanaman.

Klik! Tanaman Hias Penyerap Racun di Dalam Rumah

Halaman: 
Penulis : Hartati, Hasballah